Hendra menyatakan bahwa pihaknya hadir langsung ke desa-desa untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan optimal.

"Kami ingin memastikan warga yang terdampak musibah tetap dapat mengakses berbagai layanan publik tanpa kendala administrasi," ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Fran Aji, mengapresiasi program jemput bola tersebut.

"Program ini sangat membantu warga, khususnya mereka yang berada di wilayah desa dan masyarakat yang terdampak musibah kebakaran," katanya, Sabtu.

Edi Fran Aji menekankan pentingnya percepatan dokumen agar hak korban dalam memperoleh pelayanan publik esensial tidak terputus.

Ia mendorong perluasan wilayah operasi jemput bola ke area pelosok yang memiliki keterbatasan akses.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, turut memberikan apresiasi atas kinerja cepat dan tanpa diskriminasi dari Disdukcapil.

"Saya mengapresiasi komitmen Disdukcapil yang terus memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi," katanya pada Jumat, 12 Juni 2026.

Shalahuddin memastikan pemerintah daerah akan terus mendukung peningkatan kualitas sarana pelayanan. Ia menegaskan bahwa program jemput bola menjadi instrumen utama kepedulian negara dalam meringankan beban warga pascabencana.

Bupati menambahkan bahwa ketertiban administrasi akan menjamin akurasi penyaluran bantuan sosial, fasilitas pendidikan, dan kesehatan.

>>> Cara Membuat Sambal Bawang ala Bu Rudy Surabaya, Pedas Menggugah Selera

"Kami ingin memastikan tidak ada warga Barito Utara yang tertinggal dalam kepemilikan dokumen kependudukan," tegasnya.