Ketegangan fisik terjadi antara juara kelas ringan Ilia Topuria dan pemegang sabuk interim Justin Gaethje dalam konferensi pers terakhir UFC Freedom 250 di depan Lincoln Memorial, Washington DC.

Topuria mendorong Gaethje, yang langsung bereaksi. Presiden UFC Dana White segera memisahkan keduanya.

>>> Harga Emas Antam di Pegadaian 14 Juni 2026 Bergerak Bervariasi

"Lihat di mana kita berada, lihat pemandangan indah ini dan kau ingin bertingkah seperti binatang?" kata Gaethje, petarung asal Amerika Serikat.

Sebelum insiden, Topuria yang berusia 29 tahun melontarkan ancaman KO pada ronde pertama kepada lawannya yang berusia 37 tahun.

"Saya tahu saya yang terbaik di dunia. Dalam dua hari kita akan berada di tempat yang sama.

Buktikan saya salah jika bisa," ujar Topuria, juara kelas ringan UFC.

Topuria juga memuji Alex Pereira yang akan bertanding melawan Ciryl Gane untuk gelar interim kelas berat di ajang yang sama.

"Dia sudah menjadi GOAT. Salah satu GOAT, karena banyak di olahraga ini.

>>> Sasya Tranggono Gelar Pameran Tunggal Abstrak Menuju Jakarta 500 Tahun

Dia akan bergabung dalam daftar itu tanpa keraguan," kata Topuria.

Konferensi pers sempat tertunda satu jam akibat cuaca buruk. Ancaman badai petir membayangi pertandingan outdoor pertama di Gedung Putih.

"Jika hujan, kita tetap jalan. Jika salju, kita tetap jalan.

Satu-satunya yang membatalkan adalah petir," kata Dana White.

White menegaskan pertandingan senilai 60 juta dolar AS akan tetap berjalan sesuai jadwal untuk mencetak sejarah baru.

"Kami bertarung pada hari Minggu di halaman Gedung Putih, apa pun yang terjadi," tegas White.

>>> Olivia Rodrigo Alami Tuli Sebagian di Telinga Kiri Sejak Kecil

Kartu pertandingan UFC Freedom 250 juga menyajikan laga Josh Hokit vs Derrick Lewis, Diego Lopes vs Steve Garcia, Bo Nickal vs Kyle Daukaus, Mauricio Ruffy vs Michael Chandler, serta Sean O'Malley vs Aiemann Zahabi.