PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) buka suara mengenai pemberitaan yang mengaitkan perusahaan dengan dugaan pemeriksaan transaksi ekspor kelapa sawit oleh otoritas hukum.

Pemberitaan itu muncul pada Jumat (12/6/2026) dan menyebut adanya pemeriksaan terhadap pegawai terkait aktivitas ekspor.

>>> Anwar El Ghazi Sarankan Koeman Cadangkan Memphis Depay

Manajemen SIMP menyatakan belum bisa memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

Pihak internal emiten berkode saham SIMP ini mengaku belum menerima pemberitahuan atau konfirmasi formal dari Malayan Banking Berhad (Maybank) maupun pihak terkait lainnya.

Langkah konfirmasi belum dapat dilakukan karena belum ada dasar informasi yang kuat untuk menghubungkan operasional perusahaan dengan isu hukum yang berkembang.

>>> Timnas U19 Indonesia Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U19 2026

Kendati demikian, manajemen memastikan rumor yang beredar tidak mempengaruhi kinerja keuangan, operasional, atau keberlangsungan bisnis perseroan.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung dikabarkan sedang memeriksa sejumlah bankir Maybank Indonesia terkait dugaan manipulasi nilai ekspor (under-invoicing) kelapa sawit pada entitas Grup Salim.

>>> Teddy Indra Wijaya Pastikan Fasilitas Publik Jakarta Pusat Siap Digunakan

Proses hukum tersebut mengarah pada dugaan pelaporan nilai ekspor yang sengaja ditekan di bawah harga pasar untuk meminimalkan kewajiban pembayaran pajak pendapatan.