Hyundai sedang mempersiapkan generasi terbaru Bayon, crossover kompak yang selama ini tidak dipasarkan di Amerika Serikat. Model ini ditujukan untuk Eropa, India, dan Timur Tengah.

Bayon saat ini memiliki panjang 4.180 mm, hanya 140 mm lebih panjang dari Hyundai Venue yang dijual di AS.

>>> Bos Stellantis Akui Interior Chrysler Dulu Seperti Pistol Air Murahan

Posisinya berada di bawah Kona dalam jajaran produk Hyundai.

Desain Lebih Kotak dan Modern

Ilustrasi terbaru menunjukkan Bayon 2027 mengadopsi tampilan crossover tradisional yang lebih kotak dan tegak, bukan lagi hatchback yang ditinggikan.

Bagian depan didominasi lightbar LED penuh lebar dan lampu utama vertikal bertumpuk.

Garis horizontal yang kuat memberi kesan lebar, sementara pilar A berwarna hitam dan atap lebih rata menambah kesan kokoh.

Lampu belakang juga mengusung desain serupa dengan strip LED penuh lebar dan elemen vertikal di setiap sudut. Pintu bagasi lebih tegak untuk meningkatkan volume bagasi.

Interior Lebih Canggih

Di dalam kabin, Bayon baru diperkirakan memiliki layar melengkung ganda 12,3 inci untuk instrumen dan infotainment, dilengkapi tombol fisik.

Fitur lain termasuk head-up display, pengisian daya nirkabel, pencahayaan ambient, kunci digital, serta paket bantuan pengemudi Level 2.

Ruang kepala dan lutut juga diklaim lebih lega.

>>> Nissan Sembunyikan Lima Telur Paskah di Z 2027, Mulai dari Wajah Depan

Belum dikonfirmasi apakah Bayon akan menggunakan sistem operasi Pleos Connect terbaru Hyundai, tetapi dukungan wireless CarPlay dan Android Auto kemungkinan besar tersedia.

Mesin Hybrid 140 HP

Bayon saat ini hanya mengandalkan mesin 1.0 liter turbo tiga silinder bertenaga 99 hp.