"Biasanya penyesuaiannya, kita ganti baterai umum dengan BMS umum, kemudian controller kita pakai yang umum juga atau yang general," katanya.

Penggantian panel informasi kendaraan juga perlu dilakukan jika indikator pada dasbor tidak merespons komponen baru.

"Kemudian kalau speedometer tidak terbaca, maka kita ganti juga," ujar Abdul.

Oleh karena itu, pemilik kendaraan yang ingin beralih sistem daya harus memperhitungkan biaya ekstra untuk komponen lain.

Modifikasi ini tetap dapat diwujudkan melalui perencanaan matang dan pemilihan komponen yang sesuai karakter motor.

Fungsi BMS dan Kontroler Motor Listrik

Dalam ekosistem motor listrik, Battery Management System (BMS) merupakan perangkat elektronik yang mengatur serta memantau kinerja baterai.

BMS berfungsi mengelola pengisian dan pelepasan daya, menjaga suhu, menyeimbangkan sel, hingga melindungi baterai dari overcharge atau overheat.

Sementara itu, kontroler berperan sebagai modul pengatur distribusi tenaga dari baterai menuju motor penggerak.

Kontroler bertugas menerima dan menerjemahkan data dari komponen lain agar motor bergerak sesuai perintah pengguna.

Komponen BMS, kontroler, dan speedometer pada motor sistem sewa dirancang saling terhubung melalui jalur data tertentu.

>>> Arsenal Siapkan Dana Rp 882 Miliar untuk Christos Tzolis

Penggantian salah satu komponen tanpa penyesuaian menyeluruh akan membuat sistem gagal membaca baterai atau membatasi performa kendaraan.