Pemerintah Amerika Serikat memerintahkan penghentian akses terhadap dua model kecerdasan buatan terbaru milik Anthropic, yaitu Fable 5 dan Mythos 5, pada Kamis (12/6/2026).

Kebijakan pengendalian ekspor ini mewajibkan Anthropic menangguhkan akses kedua model AI bagi warga negara asing di dalam maupun luar AS.

>>> Nova Arianto Lakukan Rotasi Besar-besaran di Timnas U19 Indonesia Lawan Kamboja

Akibatnya, perusahaan menonaktifkan Fable 5 dan Mythos 5 untuk seluruh pengguna global.

Kekhawatiran Keamanan Nasional

Langkah tersebut diduga dipicu kekhawatiran pemerintah terhadap potensi metode jailbreak yang dapat menembus sistem pengamanan Fable 5.

Namun, Anthropic menyatakan temuan kerentanan itu bersifat minor dan sudah diketahui sebelumnya. Perusahaan menegaskan belum ada metode universal jailbreak yang ditemukan pembobol.

Sebelum diluncurkan, Fable 5 telah melewati ribuan jam pengujian keamanan bersama pemerintah AS, lembaga keamanan AI Inggris, organisasi independen, dan tim internal.

>>> Alwi Farhan dan Ubed Lolos ke Semifinal Australian Open 2026

Sebagai langkah mitigasi, Anthropic menerapkan strategi perlindungan berlapis dan menyimpan data pelanggan selama 30 hari.

"Kami mematuhi arahan hukum pemerintah dan menghapus akses terhadap Fable 5 serta Mythos 5 untuk seluruh pengguna.

Namun, kami tidak sependapat bahwa temuan mengenai potensi jailbreak yang terbatas seharusnya menjadi alasan untuk menarik model komersial yang telah digunakan ratusan juta orang," tulis Anthropic.

Manajemen Anthropic menambahkan bahwa pengetatan standar ini berpotensi menghambat peluncuran model-model AI frontier di masa depan.

>>> Mitsubishi Beri Sinyal Hidupkan Kembali Generasi Pajero Ralliart

Saat ini, Anthropic sedang berupaya memulihkan akses kedua model AI tersebut karena menganggap keputusan pemerintah lahir dari kesalahpahaman.