Elon Musk Sah Jadi Triliuner Pertama di Dunia, SpaceX Jadi Penopang Utama Kekayaannya

Kurang dari satu dekade setelah dunia mencatat individu pertama dengan kekayaan di atas US$100 miliar, Elon Musk kini menorehkan capaian yang jauh lebih besar. Pendiri Tesla dan SpaceX itu resmi menembus kekayaan bersih US$1 triliun, menjadikannya orang pertama yang mencapai level tersebut.

Nilai kekayaan itu setara dengan produk domestik bruto Swiss dan berada jauh di atas capaian para miliarder lainnya. Sebagai gambaran, manajer hedge fund Steve Cohen yang memperoleh US$3,4 miliar pada tahun lalu harus mempertahankan pendapatan serupa selama hampir 300 tahun untuk menyentuh angka US$1 triliun.

Besarnya akumulasi harta Musk juga terlihat dari proyeksi warisannya. Jika kekayaan tersebut dibagi rata kepada 14 anaknya, masing-masing tetap akan masuk kelompok orang terkaya dunia.

Posisi Musk di puncak daftar orang terkaya terbentuk sejak lonjakan nilai Tesla pada awal dekade ini. Setelah itu, pertumbuhan valuasi SpaceX dan sejumlah bisnis lain yang berada di bawah kendalinya mempercepat laju kenaikan kekayaannya.

>>> NQI dan StarWiz Jalin Kerja Sama Kembangkan Komputasi Kuantum dan Satelit Radar

Kekayaan Besar dan Pengaruh Politik

Pada usia 54 tahun, Musk telah menjelma menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia bisnis dan politik. Kekayaannya digunakan untuk mendukung berbagai proyek yang dianggap sejalan dengan visinya, mulai dari akuisisi Twitter pada 2022 hingga pendanaan pengembangan kecerdasan buatan melalui xAI.

Ia juga terlibat dalam arena politik Amerika Serikat. Lebih dari US$291 juta digelontorkan untuk pemilihan federal 2024. Nilai tersebut hanya sekitar 0,03 persen dari total kekayaan bersihnya saat ini.