Gelandang Bayer Leverkusen Malik Tillman menegaskan komitmennya untuk memperkuat tim nasional Amerika Serikat pada Piala Dunia mendatang.

Pemain berusia 24 tahun itu lahir dan besar di Jerman dari ibu berkebangsaan Jerman dan ayah warga negara AS.

>>> Pemerintah AS Perintahkan Anthropic Blokir Akses AI untuk Warga Asing

Ia mengaku selalu merasa sebagai orang Amerika.

"Saya selalu merasa sebagai orang Amerika," ujar Tillman dalam wawancara dengan Flaunt.

Tillman memulai karier di akademi FC Bayern Munich dan promosi ke tim senior pada usia 19 tahun.

Ia kemudian bermain untuk Rangers FC di Skotlandia dan PSV Eindhoven di Belanda sebelum bergabung dengan Bayer Leverkusen.

Keputusannya membela AS didorong oleh impian masa kecil. "Saya selalu berpikir, mungkin suatu hari saya bisa bermain untuk Amerika.

Dan itulah yang terjadi. Saya sangat bersemangat mewakili AS," katanya.

>>> Saham S&P 500 Menguat Berkat Sentimen Damai Iran dan Debut SpaceX

Tillman melihat sepak bola sebagai seni yang indah. "Saya jatuh cinta dengan permainan ini.

Saya tumbuh hanya bermain olahraga ini, kurang lebih," ujarnya.

Kesuksesan di usia muda membuatnya meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik dan Pemain Terbaik Dunia. Ia mengaku pengalaman itu memberinya gambaran tentang masa depan setelah pensiun.

Motivasi terbesarnya adalah membalas pengorbanan ibunya. "Dia mengorbankan banyak hal untuk saya dan saudara saya.

Saya tidak akan berada di sini jika bukan karena dia," ungkap Tillman.

Di luar lapangan, Tillman menyalurkan kreativitas melalui mode dan musik. Ia mulai mendalami dunia fashion setelah mendapat kontrak profesional pertama, dan baru-baru ini belajar menjadi DJ.

>>> Mengenal Syamatah, Penyakit Hati yang Dibenci dalam Islam

Kini Tillman siap menjadi ikon baru sepak bola AS sebagai tuan rumah Piala Dunia. "Saya sangat bangga dan siap," pungkasnya.