Tengku Dewi mengungkapkan cara ia menjelaskan perceraiannya dengan Andrew Andika kepada putra sulung mereka, Eshan Rayn Fischer.

Aktris ini memilih pendekatan terbuka dan disesuaikan dengan usia anak, tanpa menutupi kenyataan yang terjadi.

>>> Samsung Luncurkan Galaxy A27 5G dengan Jaminan Update Enam Tahun

Eshan sempat bertanya saat mengetahui sang ayah pergi bersama pasangan barunya. Tengku Dewi pun memberikan pemahaman yang ringan.

"Iya soalnya Papa sekarang udah nggak sama Mama lagi, Papa udah punya pasangan baru, nanti Mama juga punya pasangan baru kok, jadi abang banyak yang sayang," kata Tengku Dewi menirukan penjelasannya kepada Eshan di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Jumat (12/6/2026).

Menurut Tengku Dewi, rasa ingin tahu anak seusia Eshan bersifat sementara. Setelah mendapat jawaban yang menenangkan, anak biasanya akan kembali fokus bermain.

"Tapi yang namanya anak kecil, dia gak serius yang mungkin itu kayak terlintas terus dia dapet jawaban ya udah main lagi, kayak 'Oh ya'.

Terus dia main lagi, jadi gak terlalu yang kayak ngomong deep talk serius," tuturnya.

>>> Amerika Serikat Hadapi Paraguay di Laga Perdana Grup D Piala Dunia 2026

Tengku Dewi juga menerapkan pengawasan ketat saat Eshan menghabiskan waktu bersama Andrew dan keluarga barunya. Ia memastikan anaknya mendapatkan perhatian dan pengasuhan yang layak.

"Nah kalau jalan sama papanya sama keluarga barunya kan jarang Mbak bisa diajak ikut, aku nanya 'jadi terus yang nyuapin siapa?'

'Papa', gitu, oh oke," terang Tengku Dewi.

Ia menegaskan, yang terpenting adalah anaknya aman dan dirawat dengan baik. Tengku Dewi enggan memperpanjang konflik demi kebaikan sang buah hati.

Pernikahan Tengku Dewi dan Andrew Andika yang berlangsung sejak 2017 akhirnya kandas. Dugaan perselingkuhan Andrew menjadi penyebab keretakan, yang diungkap Tengku Dewi saat hamil anak kedua.

>>> Harga Emas Perhiasan Stabil di Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas pada 13 Juni 2026

Andrew Andika kini telah menikahi Violentina Kaif setelah proses perceraian selesai. Keduanya berkomitmen memprioritaskan tanggung jawab pengasuhan anak.