Kenaikan Harga Pertamax Mendadak Picu Tekanan Psikologis Masyarakat
Tiga Risiko Utama yang Perlu Diantisipasi
Menurut Great Institute, ada tiga risiko utama yang perlu segera diantisipasi.
Pertama, risiko tekanan daya beli pada kelompok menengah dan menengah-rentan pengguna kendaraan pribadi, yang tidak seluruhnya merupakan kelompok kaya.
Kedua, risiko kenaikan biaya operasional pada usaha kecil, logistik informal, ojek daring, dan aktivitas ekonomi harian yang sensitif terhadap biaya transportasi.
Ketiga, risiko migrasi konsumsi dari Pertamax ke Pertalite akibat selisih harga yang semakin lebar.
Adrian menekankan bahwa risiko terbesar justru ada pada migrasi ke Pertalite.
Jika pengguna Pertamax dalam jumlah besar berpindah ke Pertalite, potensi dampak penghematan fiskal dari kenaikan harga Pertamax justru bisa berkurang.
"Bahkan sebagian tekanan dapat berpindah ke kuota dan beban subsidi Pertalite. Ini yang harus dijaga," jelas Adrian.
Risiko ini juga menunjukkan bahwa pengendalian konsumsi Pertalite perlu berjalan beriringan dengan perluasan opsi transportasi masyarakat.
Selama kelas menengah perkotaan masih sangat bergantung pada kendaraan pribadi, setiap kenaikan harga energi akan langsung terasa sebagai kenaikan biaya hidup.
Karena itu, transportasi umum menjadi bantalan struktural yang penting.
Adrian menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi akan lebih mudah dikelola apabila masyarakat memiliki opsi transportasi yang layak, terjangkau, aman, dan terintegrasi.
>>> Charles Leclerc Kena Penalti 20 Detik di F1 GP Miami
"Tanpa alternatif tersebut, rumah tangga akan tetap bergantung pada kendaraan pribadi, sehingga setiap kenaikan harga energi langsung terasa sebagai kenaikan biaya hidup," kata Adrian.
Lima Langkah Kebijakan Lanjutan
Untuk meredam dampak negatif kebijakan tersebut, Great Institute mengusulkan lima langkah kebijakan lanjutan. Pertama, memperketat penyaluran Pertalite agar tepat sasaran.
Update Terbaru
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI untuk Fasilitas Medis Nasional
Selasa / 28-07-2026, 09:00 WIB
Polda Jabar Minta Maaf Usai Alphard Pelat Palsu Terobos Lampu Merah HI
Selasa / 28-07-2026, 08:57 WIB
Batasi Beban Kerja 40 Jam, IDI Evaluasi Program Dokter Magang
Selasa / 28-07-2026, 08:57 WIB
Hasil Washington Open: Janice Tjen Lolos ke Babak 16 Besar
Selasa / 28-07-2026, 08:56 WIB
Alasan Trump Ngotot Jual Jet F-35 ke Turki Walau Diprotes Israel
Selasa / 28-07-2026, 08:51 WIB
Fakta Sejarah Singkatan Nama Depok Warisan Cornelis Chastelein
Selasa / 28-07-2026, 08:43 WIB
Emma Roberts dan Cody John Resmi Menikah Usai 4 Tahun Pacaran
Selasa / 28-07-2026, 08:43 WIB
Moisturizer Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun dan Rekomendasi Pilihan
Selasa / 28-07-2026, 08:42 WIB
Panduan Lunasi SPayLater Pakai Virtual Account Bank Mandiri
Selasa / 28-07-2026, 08:37 WIB
Cara Praktis Cek NISN Online 2026 Tanpa Harus Datang ke Sekolah
Selasa / 28-07-2026, 08:36 WIB
Pengacara Febrie Adriansyah Buka Suara soal Sutrimo yang Tewas Misterius
Selasa / 28-07-2026, 08:35 WIB
Gebrakan Prabowo Bentuk URI Dikritik Ekonom UI Jadi Universitas Ruwet
Selasa / 28-07-2026, 08:35 WIB
Kinerja Keuangan IOTF Tumbuh Positif Paruh Pertama 2026
Selasa / 28-07-2026, 08:28 WIB
Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Harga dan Spesifikasinya
Selasa / 28-07-2026, 08:28 WIB







