Penurunan kadar gula dan insulin menjadi sinyal kuat bagi tubuh untuk bergerak. Komponen sel yang rusak kemudian dimanfaatkan dan diruntuhkan untuk diubah menjadi sumber energi alternatif.

Pembersihan sel-sel rusak, termasuk mitokondria yang tidak optimal dan protein yang salah lipat, berdampak besar pada kesehatan. Proses pembersihan ini dikaitkan dengan penurunan risiko berbagai penyakit akibat penuaan.

Kesehatan tubuh secara umum menjadi lebih terjaga karena berkurangnya stres dan peradangan seluler. Selain itu, aktivitas ini juga memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan.

Puasa juga memicu peningkatan hormon pertumbuhan secara sementara untuk menjaga massa otot. Penurunan insulin yang terjadi turut meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu regulasi gula darah secara berkala.

>>> Komedian Bolot Jalani Perawatan Jantung di RS Fatmawati

Sistem kekebalan tubuh dapat bekerja lebih efektif berkat pembaruan sel imun yang terstimulasi. Efek positif lainnya meliputi penurunan tekanan darah, perbaikan profil kolesterol, hingga dukungan terhadap fungsi ginjal.