PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di seluruh Indonesia.

Pasokan ke seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) berjalan normal sesuai penugasan pemerintah pada Jumat (12/6/2026).

>>> Saham SpaceX Melonjak 20 Persen pada Debut Perdagangan Perdana di Nasdaq

Perusahaan terus melakukan optimalisasi pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur yang terintegrasi. Langkah ini diambil untuk menjaga pemenuhan pasokan BBM bagi kebutuhan masyarakat.

Pemantauan Real-Time dan Koordinasi Wilayah

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa sistem pemantauan terintegrasi diterapkan dari terminal BBM, fasilitas penyimpanan, hingga armada distribusi.

Hal ini untuk memastikan keandalan layanan di daerah.

“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal, Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth.

>>> Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Pertalite Aman di Seluruh SPBU

Jaringan operasi Pertamina yang tersebar dari Sabang sampai Merauke mempermudah mitigasi cepat jika ada lonjakan permintaan. Koordinasi intensif dilakukan bersama delapan kantor wilayah unit operasi.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, khususnya dengan jaringan unit operasi kami di 8 cabang kantor wilayah (regional 1-8) dalam rangka melakukan langkah-langkah antisipatif untuk memastikan layanan energi kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” kata Roberth.

Skema penguatan distribusi telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di daerah tertentu. Pertamina menegaskan bahwa penyaluran BBM bersubsidi ini dijalankan mengacu pada regulasi pemerintah.

>>> Cara Aktifkan TikTok PayLater Terbaru Tahun 2026

“Kami mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dengan membeli BBM sesuai kebutuhan dan sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan jenis kendaraan yang digunakan,” ucap Roberth.