Mantan presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengungkapkan bahwa klubnya hampir merekrut Vinicius Junior dan Kylian Mbappe. Pengakuan ini membantah anggapan bahwa hanya Real Madrid yang berpeluang mendapatkan Vinicius.

Vinicius Junior akhirnya bergabung dengan Real Madrid pada 2017 setelah ditebus dari Flamengo. Transfer tersebut baru rampung setahun kemudian saat pemain Brasil itu berusia 18 tahun.

>>> Mantan Pembalap F1 Alex Zanardi Meninggal di Usia 59 Tahun

Bartomeu mengakui bahwa Barcelona telah menjalin komunikasi intensif dengan keluarga dan agen Vinicius. "Kami berbicara dengan keluarganya dan juga agennya.

Memang ada kesepakatan secara prinsip," ujarnya kepada ESPN Deportes.

Namun, kesepakatan itu batal setelah Real Madrid memberikan tawaran yang lebih menarik. "Madrid kemungkinan memberikan tawaran yang lebih baik dibanding Barcelona dan akhirnya mendapatkan Vinicius," tambah Bartomeu.

Barcelona Juga Gagal Dapatkan Mbappe

Selain Vinicius, Bartomeu mengungkapkan bahwa Barcelona juga sempat mendekati Kylian Mbappe saat masih di AS Monaco. Saat itu, Barcelona memiliki dana yang cukup untuk menebus sang pemain.

>>> Barcelona Incar Julian Alvarez Jadi Target Utama Bursa Transfer

"Monaco meminta angka yang sangat tinggi, tetapi Barcelona sebenarnya mampu membayarnya saat itu. Kami adalah klub dengan pemasukan terbesar di dunia," kata Bartomeu.

Namun, Barcelona gagal meyakinkan Mbappe karena tekanan dari Paris Saint-Germain. "Saya ingat pernah berbicara beberapa kali dengan ayah Mbappe.

Namun, PSG memberi tekanan besar kepada Monaco dan saya rasa Mbappe juga lebih memilih pindah ke PSG karena itu klub asal Prancis," ungkapnya.

>>> Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok Pertalite Aman di Seluruh Indonesia

Kegagalan mendapatkan Mbappe membuat Barcelona mengalihkan fokus ke Ousmane Dembele sebagai target utama. Dembele akhirnya direkrut dari Borussia Dortmund pada 2017.