Juventus resmi menunjuk Giovanni Carnevali sebagai CEO baru menggantikan Damien Comolli.

Keputusan ini diambil dalam rapat dewan direksi luar biasa pada Jumat (12/6/2026).

>>> IHSG Ditutup Menguat 2,07%, Jadi yang Terbaik di Asia

Comolli hanya menjabat selama satu musim di Stadion Allianz.

Kegagalan Juventus menembus Liga Champions menjadi faktor utama di balik pemberhentian eksekutif asal Prancis tersebut.

Hal ini memberikan dampak buruk secara finansial dan prestasi olahraga klub.

Selain itu, kegagalan mendatangkan kiper Liverpool, Alisson, pada bursa transfer memperburuk situasi.

Momentum tersebut merusak hubungan manajemen lama dengan pelatih Luciano Spalletti.

Spalletti sebelumnya telah mendapat jaminan bahwa Alisson akan merapat ke Turin.

Ia bahkan sudah turun tangan langsung untuk meyakinkan sang kiper.

Namun, pendekatan dari manajemen Juventus dinilai terlambat dan kurang persiapan matang dengan pihak Liverpool.

Kondisi tersebut membuat tingkat kepercayaan antara pelatih dan CEO rusak total.

>>> Pemerintah Buka Lowongan PPPK Sekolah Rakyat 2026, Total 8.180 Formasi

Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic dan Target Baru

Kehadiran Giovanni Carnevali membawa agenda baru bagi internal tim.

Manajemen baru kini bersiap melanjutkan proses negosiasi perpanjangan kontrak dengan penyerang andalan mereka, Dusan Vlahovic.

Masa bakti pemain asal Serbia tersebut di Juventus akan segera habis pada akhir Juni.

Manajemen sebelumnya gagal mencapai titik temu terkait besaran nilai kontrak baru.

Vlahovic sebelumnya disodori tawaran kontrak senilai 6 juta euro per musim beserta bonus.

Jumlah tersebut berbanding jauh dari pendapatannya yang mencapai 12 juta euro termasuk bonus pada musim terakhir.

Apabila Vlahovic hengkang, Kenan Yildiz diproyeksikan menjadi pemain berpendapatan tertinggi dengan potensi gaji 7 juta euro per tahun.

Juventus juga dilaporkan tetap memantau situasi beberapa pemain incaran lain seperti Alexander Sorloth, Randal Kolo Muani, dan Emiliano Martinez.

Di sisi lain, Tarik Muharemovic memiliki peluang besar untuk kembali ke Stadion Allianz.

>>> Bantah Isu CCTV Bundaran HI Mati, Prastowo Tegaskan Sistem Pemprov DKI Tetap Beroperasi

Produk akademi Juventus yang sedang dipinjamkan ke Sassuolo ini berpotensi reuni dengan bos barunya.