Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Jumat (12/6/2026).

Indeks melesat 2,07 persen ke level 6.007, menjadikannya indeks dengan performa terbaik di Asia hari itu.

>>> Pemerintah Buka Lowongan PPPK Sekolah Rakyat 2026, Total 8.180 Formasi

Selama sesi perdagangan, IHSG bergerak di rentang 5.952 hingga 6.074.

Volume transaksi mencapai 37,47 miliar saham dengan nilai Rp21,68 triliun dari 2,4 juta kali frekuensi.

Sebanyak 615 saham tercatat menguat, 108 saham melemah, dan 93 saham stagnan.

Sektor barang baku memimpin kenaikan sebesar 4,85 persen, diikuti sektor energi yang naik 4,66 persen dan sektor transportasi yang menguat 4,45 persen.

Saham-saham dengan kenaikan tertinggi antara lain PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) yang melonjak 33,8 persen, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) naik 30,9 persen, PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) naik 25 persen, dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) naik 24,8 persen.

>>> Bantah Isu CCTV Bundaran HI Mati, Prastowo Tegaskan Sistem Pemprov DKI Tetap Beroperasi

Sentimen Global dan Domestik Dorong IHSG

Penguatan IHSG melampaui bursa Asia lainnya.

KOSPI Korea Selatan naik 4,63 persen, NIKKEI 225 Tokyo naik 2,81 persen, Hang Seng Hong Kong naik 1,92 persen, Shanghai Composite China naik 1,12 persen, dan Straits Times Singapura hanya menguat 0,52 persen.

Sentimen global dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan kesepakatan diplomasi dengan Iran.

Hal ini mendorong penurunan harga minyak mentah WTI dan Brent lebih dari 7 persen.

Dari dalam negeri, Phintraco Sekuritas mencatat sentimen positif dari rencana efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pemangkasan target pembangunan Koperasi Desa Merah Putih hingga 50 persen.

>>> Kementerian ESDM Finalisasi Aturan Impor Migas oleh Lemigas

Nilai tukar rupiah juga menguat 0,68 persen ke Rp17.870 per dolar AS, turut memperkuat IHSG.