Kekhawatiran Layanan Iklim Eropa dan Dampak Sosial Ekonomi

Layanan Perubahan Iklim Copernicus Eropa turut menyampaikan peringatan serupa mengenai penguatan intensitas fenomena ini pada akhir tahun.

"Kemungkinan besar akan terjadi peristiwa El Nino dengan kekuatan sedang hingga kuat, atau bahkan sangat kuat hingga memecahkan rekor," kata Direktur Copernicus Climate Change Service, Carlo Buontempo, kepada AFP.

Proyeksi NOAA juga mendapat tanggapan serius dari lembaga iklim dan energi Power Shift Africa.

Direkturnya, Mohamed Adow, mengatakan bahwa bagi jutaan orang di seluruh dunia, ini bukan ramalan cuaca biasa, melainkan sirene mematikan.

"Ini berarti gagalnya hujan, matinya tanaman, kenaikan harga pangan, dan keluarga-keluarga kembali terdesak ke ambang kesulitan," ujarnya.

Seruan Persiapan dari PBB

Ancaman cuaca ekstrem ini mendorong Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, untuk meminta dunia bersiap menghadapi dampak buruk yang timbul.

"Kondisi El Nino akan memperparah pemanasan global," ujar Guterres.

>>> Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Pengaruhi Operasional Ojek Online

"Satu-satunya respons yang efektif adalah aksi iklim yang setara dengan krisis ini, mengakhiri ketergantungan pada bahan bakar fosil, mempercepat transisi ke energi terbarukan, melindungi kelompok yang paling rentan, serta menyediakan sistem peringatan dini bagi semua orang," pungkasnya.