Pasar MPV medium elektrifikasi di Indonesia diprediksi semakin kompetitif.

Kehadiran BYD M6 DM dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) siap mengusik dominasi Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.

>>> Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Perusahaan Minerba untuk 2026

Persaingan tidak hanya soal performa dan efisiensi bahan bakar. Strategi harga juga menjadi faktor kunci dalam pertarungan kedua kendaraan ramah lingkungan ini.

Perbandingan Harga BYD M6 DM dan Toyota Innova Zenix Hybrid

BYD Motor Indonesia memasarkan M6 DM dalam lima varian. Harga mulai dari Rp298 juta untuk tipe Classic Standard hingga Rp390 juta untuk Cross Superior Captain.

Sementara itu, Toyota Astra Motor memosisikan Kijang Innova Zenix HEV di segmen premium. Tersedia 13 varian dengan rentang harga Rp478,3 juta hingga Rp629,8 juta.

Selisih harga antara varian termahal BYD M6 DM dengan varian termurah Innova Zenix Hybrid mencapai Rp88,3 juta.

>>> Pegadaian dan KSEI Resmikan Kolaborasi Strategis Instrumen Investasi Emas

Perbedaan ini signifikan bagi konsumen yang sensitif terhadap harga.

Jika membandingkan varian tertinggi, selisihnya mencapai Rp239,8 juta. Jumlah tersebut setara dengan harga satu unit Low MPV baru.

Strategi Pasar Berbeda

BYD mengincar pasar yang lebih masif dengan harga di bawah Rp400 juta. Langkah ini berpotensi menarik pemilik Low MPV konvensional yang ingin beralih ke teknologi elektrifikasi.

Toyota tetap fokus pada segmen premium-mainstream dengan varian detail, opsi Modellista, dan sistem hiburan belakang. Sistem Spot Order juga menunjukkan kesediaan konsumen menunggu demi spesifikasi yang diinginkan.

>>> Harga Emas Antam 12 Juni 2026 Stagnan di Rp 2.709.000 per Gram

BYD M6 DM unggul dari segi keterjangkauan harga. Namun, Toyota Kijang Innova Zenix HEV didukung reputasi kuat, jaringan diler luas, dan nilai depresiasi yang stabil.