Pemerintah Tata Ulang Program Makan Bergizi Gratis Akibat Pemborosan Anggaran
Pemerintah melakukan penataan ulang terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil setelah ditemukan potensi pemborosan anggaran hingga Rp1 triliun setiap bulan.
Pemborosan tersebut dipicu oleh pembengkakan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lapangan.
>>> Piter Dorong Pemda Bangun Transportasi Publik untuk Tekan Biaya Hidup
Jumlah SPPG yang tercatat mencapai 27.877 unit, melampaui target awal yang hanya 21.000 titik.
Data per 10 Juni 2026 menunjukkan program ini telah menjangkau 63,1 juta penerima manfaat.
Sebanyak 29.670 SPPG beroperasi, sementara 1.897 SPPG lainnya dihentikan sementara untuk evaluasi.
Evaluasi dan Refocusing Program
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan program MBG tetap dilanjutkan. Pemerintah berkomitmen membenahi kendala implementasi agar lebih efektif dan tepat sasaran.
"Program MBG adalah kebijakan Presiden yang sangat baik, tetapi dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala.
Presiden mendengar kritikan dan masukan dan mengambil langkah penataan, termasuk mengambil manajemen baru," ujar Zulkifli Hasan, Jumat (12/6/2026).
Kementerian Koordinator Bidang Pangan mengidentifikasi bahwa pembengkakan unit layanan dipicu oleh dugaan praktik jual beli titik SPPG di berbagai daerah.
Akibatnya, terjadi pemborosan Rp1 triliun per bulan.
>>> Indef: Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Pergeseran Konsumsi ke Pertalite
Pemerintah kini menyiapkan langkah refocusing untuk menyasar kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Evaluasi juga dilakukan terhadap sekolah yang masuk kategori mampu, serta penguatan regulasi operasional melalui Peraturan Menteri Koordinator dan peraturan Badan Gizi Nasional.
Lonjakan titik layanan signifikan terjadi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Jumlahnya membengkak menjadi 8.617 titik dari kebutuhan awal hanya 2.023 titik.
"Untuk wilayah 3T yang menjadi perhatian utama kami, sudah terdapat SK dari BGN. Ini merupakan temuan yang lebih detail dan harus segera ditata.
Dalam satu bulan ini kita akan refocusing, untuk memastikan penerima manfaat, kita akan fokus pada wilayah 3T serta mengutamakan perbaikan kualitas dapur, terutama keamanan pangan dan kebersihan, kami zero tolerance," kata Zulkifli Hasan.
Selain penataan titik layanan, pemerintah juga meningkatkan pengawasan dan efisiensi anggaran.
Komitmen lain adalah mengoptimalkan penyerapan bahan baku dari koperasi desa, BUMDes, dan UMKM lokal untuk mendongkrak perekonomian daerah.
>>> Danantara Pastikan Kelola Investasi BUMN Berbeda dari 1MDB
"Atas perintah Presiden, SPPG harus bisa menumbuhkan ekonomi di daerah setempat," imbuh Zulkifli Hasan.
Update Terbaru
Pemerintah Butuh Likuiditas Masif untuk Wujudkan Janji Kampanye dan Program Prioritas
Jumat / 12-06-2026, 16:01 WIB
Apple Hadirkan Fitur Perbaikan Software Otomatis Tanpa Komputer
Jumat / 12-06-2026, 16:01 WIB
Investasi Reksadana USD Tetap Menarik di Tengah Suku Bunga Global Tinggi
Jumat / 12-06-2026, 16:00 WIB
Pancasakti Group Gelar Ajang Lari Jelang IPO Tahun 2029
Jumat / 12-06-2026, 16:00 WIB
Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 Ranking FIFA
Jumat / 12-06-2026, 16:00 WIB
Cara Cek Status BPJS Kesehatan 2026 Pakai NIK KTP, Cepat dan Mudah
Jumat / 12-06-2026, 16:00 WIB
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Jumat / 12-06-2026, 15:57 WIB
Luxeed Klaim SUV Baru Dirancang Eks Kepala Desainer Ferrari, Italia Ragu
Jumat / 12-06-2026, 15:57 WIB
Manchester United Incar Lewis Hall untuk Perkuat Pertahanan
Jumat / 12-06-2026, 15:57 WIB
Ekonomi Inggris Menyusut 0,1 Persen Akibat Konflik Timur Tengah
Jumat / 12-06-2026, 15:56 WIB
Investasi Apartemen: Tantangan Unit Kosong dan Beban Biaya Operasional
Jumat / 12-06-2026, 15:56 WIB
Ekonom Prediksi Rupiah Berpotensi Menguat ke Level Rp17.000 per Dolar
Jumat / 12-06-2026, 15:56 WIB
Manchester United Incar Lewis Hall dari Newcastle United
Jumat / 12-06-2026, 15:56 WIB
Barcelona Batal Permanenkan Marcus Rashford, Arsenal Siap Menampung
Jumat / 12-06-2026, 15:52 WIB






