Danantara Pastikan Kelola Investasi BUMN Berbeda dari 1MDB
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) memastikan struktur kelembagaannya dirancang dengan tata kelola yang lebih baik untuk menghindari kegagalan seperti 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan bahwa pemisahan tegas antara pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan aktivitas investasi telah diterapkan sejak awal pembentukan.
>>> Abadi Lestari Indonesia Targetkan Penjualan Rp716 Miliar pada 2026
Langkah pemisahan fungsi tersebut sengaja dilakukan untuk memitigasi risiko.
Menurut Dony Oskaria, kekhawatiran masyarakat muncul karena adanya penggabungan fungsi investasi dan konsolidasi aset BUMN dalam satu entitas.
"Dari awal mendesain Danantara, (kita) itu sudah berpikir harus terjadi pemilahan risiko antara pengelolaan BUMN dengan investasi.
Karena yang namanya investasi itu bisa gagal, bisa menghasilkan," kata Dony dikutip dari keterangan pers Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Jumat (12/6/2026).
Tanpa adanya pemisahan skema ini, kegagalan investasi dikhawatirkan dapat mengganggu kinerja perusahaan pelat merah yang menjadi penopang ekonomi nasional.
Dua Pilar Utama Danantara
Danantara kini beroperasi dengan dua pilar utama.
Pilar pertama adalah Danantara Asset Management yang mengelola portofolio BUMN, sedangkan pilar kedua adalah Danantara Investment Management yang bertindak sebagai lengan investasi.
Pendanaan untuk aktivitas investasi tidak diambil dari aset pokok perusahaan negara. Sumber dana tersebut murni berasal dari dividen yang dihasilkan oleh BUMN di bawah pengelolaan Danantara Asset Management.
"Yang diinvestasikan adalah dividen.
Jadi, dividen yang dihasilkan oleh Danantara Asset Management diinvestasikan untuk hal yang produktif, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kita," ujar Dony.
Oleh karena itu, efektivitas investasi Danantara akan sangat bergantung pada kualitas pengelolaan perusahaan negara. Peningkatan kinerja BUMN otomatis akan memperbesar dividen yang bisa dialokasikan untuk investasi.
Update Terbaru
Google Teken Kode Etik AI Uni Eropa untuk Transparansi Konten Buatan AI
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
Suhu AC Inverter Ideal Malam Hari: 24-26°C untuk Hemat Listrik
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
6 Alasan Wajah Kusam Setelah Pakai Bedak dan Cara Pilih Shade yang Tepat
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
Mobil Listrik China Pangkas Impor Minyak, Cegah Krisis Akibat Konflik Teluk
Senin / 27-07-2026, 17:21 WIB
Cek Penerima PKH dan BPNT Juli 2026: Link Resmi dan Cara Online
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
Cek PKH Tahap 3 2026 Tanpa Aplikasi: Panduan Lengkap via NIK KTP
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
Megawati Ingatkan Anak Muda Jangan Melongo, Harus Punya Harga Diri
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
PDIP Jateng Santai Hadapi Rencana Kaesang Maju DPR RI di Dapil Puan
Senin / 27-07-2026, 17:14 WIB
Denny Indrayana Ungkap Alasan Lingkaran Prabowo Tak Berani Bicara Fakta
Senin / 27-07-2026, 17:07 WIB
Enam Polisi Tangsel Diciduk Bareskrim, Terlibat Narkoba dan Pemerasan
Senin / 27-07-2026, 17:07 WIB
Motorola Rilis Android 17 Beta untuk Moto Edge 60 Pro, Ukuran File Capai 5GB
Senin / 27-07-2026, 17:07 WIB
Ramalan Zodiak Cinta 27 Juli: Aries Tunjukkan Perhatian, Leo Disarankan Introspeksi
Senin / 27-07-2026, 17:07 WIB
Cha Eun Woo Tampil Lebih Berisi saat Wamil, Netizen Ramai Bahas Bulking
Senin / 27-07-2026, 17:01 WIB
Google Hadirkan Fitur Video Selfie untuk Pulihkan Akun yang Lupa Password
Senin / 27-07-2026, 17:00 WIB







