PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) membidik target penjualan sekitar Rp716 miliar pada tahun buku 2026.

Target tersebut ditetapkan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Bojonegoro, Senin (8/6/2026).

>>> Pemprov Bengkulu Susun Rencana Perlindungan Ekosistem Mangrove 2026–2055

Target penjualan itu mencerminkan proyeksi peningkatan sekitar 12,8 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Selain penjualan, emiten pengolahan protein ini juga menargetkan laba tahun berjalan mencapai sekitar Rp45 miliar atau tumbuh 9 persen dari realisasi tahun 2025 sebesar Rp40,98 miliar.

RUPST Setujui Seluruh Mata Acara

Rapat yang berlangsung hibrida tersebut menyetujui seluruh mata acara, termasuk penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp40,98 miliar.

Laba tersebut dialokasikan Rp9,375 miliar untuk cadangan umum dan Rp31,61 miliar sebagai laba ditahan.

Manajemen RLCO juga memutuskan tidak membagikan dividen tunai tahun ini.

Keputusan itu diambil demi memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi usaha setelah resmi IPO pada 8 Desember 2025.

Sepanjang tahun buku 2025, RLCO membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 19,76 persen menjadi Rp635,17 miliar. Lonjakan laba tahun berjalan mencapai 325,48 persen menjadi Rp40,98 miliar.

Perseroan juga melaporkan realisasi penggunaan dana hasil IPO hingga 31 Desember 2025 telah terpakai sebesar Rp10 miliar dari total hasil bersih Rp100,23 miliar.

>>> Acer Indonesia Gandeng 50 Sekolah Kelola 5 Ton Limbah Elektronik

Dengan demikian, tersisa saldo Rp90,23 miliar.

Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, Edwin Pranata, menilai capaian tahun lalu menjadi landasan kuat bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing di industri pengolahan protein.

"Tahun 2025 menjadi tahun yang penting bagi Perseroan, tidak hanya karena berhasil mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia, tetapi juga karena kami mampu membukukan pertumbuhan kinerja yang positif.