Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan.

Sejumlah laporan menyebut ribuan rumah tangga yang menempati hunian permanen dengan bantuan subsidi berisiko kehilangan dukungan pembiayaan jika perubahan kebijakan diterapkan.

Di sisi lain, LAHSA memang beberapa kali menjadi sorotan karena persoalan pengelolaan dana.

Audit federal sebelumnya menemukan sebagian dana bantuan perumahan tidak tersalurkan sesuai rencana dan sejumlah program memiliki masalah pengawasan.

Los Angeles sendiri merupakan salah satu kota dengan krisis perumahan paling serius di AS.

Harga rumah yang tinggi, pasokan hunian terjangkau yang terbatas, dan meningkatnya biaya hidup membuat banyak warga kesulitan mendapatkan tempat tinggal layak.

>>> Kawasaki Resmi Luncurkan KLX150 XPL di PRJ 2026, Motor Dual-Purpose Bergaya Overland

Jika pemangkasan dana benar-benar terjadi, jumlah tunawisma di kota tersebut dikhawatirkan akan kembali meningkat.