Krisis Perumahan Los Angeles: Warga Berpenghasilan Rendah Terancam Kehilangan Tempat Tinggal
Krisis perumahan di Los Angeles kembali menjadi sorotan. Ribuan warga berpenghasilan rendah yang bergantung pada bantuan sewa rumah terancam kehilangan tempat tinggal.
Pemerintah federal Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump berencana memangkas pendanaan program perumahan dan tunawisma.
Sorotan utama tertuju pada Los Angeles Homeless Services Authority (LAHSA), lembaga pengelola berbagai program bantuan perumahan bagi tunawisma dan warga rentan.
Menurut dokumen anggaran pemerintah AS, program Continuum of Care yang menjadi sumber utama pendanaan perumahan untuk tunawisma diusulkan untuk dihapus.
Pemerintah menilai ada persoalan pengelolaan dana dan pengawasan di sejumlah lembaga penerima dana, termasuk LAHSA.
Dokumen tersebut menyebut LAHSA memiliki rekam jejak buruk dalam menangani jumlah tunawisma yang terus meningkat.
"LAHSA memiliki catatan yang sangat buruk dalam mengurangi jumlah tunawisma jalanan terbesar di Amerika Serikat," tulis dokumen tersebut, dilansir dari Realtor, Jumat (12/6/2026).
Audit independen pada 2025 menemukan lembaga tersebut gagal melacak penggunaan miliaran dolar dana federal dan lokal secara akurat.
Rencana pemangkasan dana ini memicu kekhawatiran karena dapat berdampak langsung pada ribuan keluarga yang tinggal di hunian bersubsidi.
Pelaksana tugas CEO LAHSA, Gita O'Neill, menilai penghentian pendanaan justru akan memperburuk kondisi perumahan.
"Memotong pendanaan ini akan secara langsung menghasilkan lebih banyak tenda di jalanan, bukan lebih sedikit," kata O'Neill.
Ia menambahkan sekitar 90 persen dana program tersebut digunakan langsung untuk bantuan sewa rumah bagi warga yang membutuhkan.
Update Terbaru
Preview Lookism Chapter 612 Setelah Chapter 611, Apa yang Akan Terjadi?
Jumat / 12-06-2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Alihkan ke Patung Kuda
Jumat / 12-06-2026, 14:57 WIB
Badan Gizi Nasional Kaji Opsi Pangkas Penerima Makan Bergizi Gratis
Jumat / 12-06-2026, 14:57 WIB
Komdigi Batasi Akses Media Sosial Anak untuk Lindungi dari Risiko Siber
Jumat / 12-06-2026, 14:57 WIB
Wuling Pamerkan Mobil Listrik Kompak Baru di Jakarta, Diduga Aira EV
Jumat / 12-06-2026, 14:56 WIB
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Akibat Kelangkaan Batu Bara
Jumat / 12-06-2026, 14:56 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Stok Batu Bara PLTU Aman, Bantah Jadi Penyebab Pemadaman
Jumat / 12-06-2026, 14:56 WIB
Komdigi Batasi Akses Internet Anak demi Proteksi Ruang Siber
Jumat / 12-06-2026, 14:56 WIB
Fatty Liver Kini Marak Serang Usia 30-an Akibat Obesitas
Jumat / 12-06-2026, 14:52 WIB
Daya Saing Industri dan Dampak Kenaikan BI Rate terhadap Ekspor
Jumat / 12-06-2026, 14:51 WIB
Mengenal Perbedaan Asam Urat dan Rematik Agar Tidak Salah Penanganan
Jumat / 12-06-2026, 14:51 WIB
Bursa Berjangka Jakarta Siapkan Kontrak Derivatif Baru untuk Lindung Nilai
Jumat / 12-06-2026, 14:49 WIB
EA Sports Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Simulasi Akurat 4 Kali Beruntun
Jumat / 12-06-2026, 14:49 WIB
Wuling Pamerkan Mobil Listrik Mungil Baru Empat Pintu di Jakarta
Jumat / 12-06-2026, 14:49 WIB






