PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (11/6/2026).

Bambang Ismawan resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama baru, menggantikan Arsal Ismail yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

>>> Pemerintah Siapkan Stimulus Redam Dampak Kenaikan Harga Pertamax 92

Selain itu, RUPST juga menyepakati penunjukan Ida Bagus Putu Dunia sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen.

Sebelumnya, jabatan Komisaris Utama dipegang oleh Bambang Ismawan sebelum dialihkan menjadi Direktur Utama.

Dividen Rp 1,32 Triliun Disetujui

Para pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,32 triliun, atau setara 45 persen dari total laba bersih tahun buku 2025.

Sisa laba bersih sebesar 55 persen atau Rp 1,61 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha berkelanjutan.

>>> Bank Indonesia Naikkan Yield SRBI ke Rekor Tertinggi 7,57 Persen

Sepanjang tahun 2025, PTBA membukukan total pendapatan mencapai Rp 42,65 triliun. Kinerja keuangan ini ditopang oleh kontribusi penjualan domestik sebesar 54 persen dan ekspor 46 persen.

Lima negara tujuan ekspor terbesar perusahaan adalah Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.

Hingga akhir 2025, nilai aset PTBA tercatat Rp 43,92 triliun, didorong pertumbuhan aset tidak lancar sebesar 12 persen atau Rp 3,12 triliun.

>>> PHE OSES Tingkatkan Efisiensi Operasi Hulu Migas Lewat Program Nawasena

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, menyatakan bahwa di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, perseroan terus berupaya menjaga kinerja operasional optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan.