Museum MACAN Hadirkan Ruang Seni Anak Beradu Padu Karya Ruth Marbun
Museum MACAN menghadirkan suasana baru melalui komisi karya terbaru di ruang seni anak.
Eksibisi interaktif bertajuk Beradu Padu ini merupakan buah kreativitas seniman Ruth Marbun atau yang akrab disapa Utay.
>>> Bauran Kebijakan Bank Indonesia Perkuat Nilai Tukar Rupiah
Seniman yang berbasis di Jakarta tersebut mengeksplorasi hubungan mendalam antara manusia, material, dan lingkungan sekitar. Area di bagian depan museum kini dipenuhi potongan gambar unik.
Pengunjung diajak beraktivitas menggunakan kolase serta selotip berwarna biru, merah, dan kuning. Lanskap ruang pameran dirancang agar publik dapat menggantungkan kreasi mereka di area yang dipenuhi karya abstrak.
Merespons Tsunami Informasi
Ruth Marbun mengatakan Beradu Padu adalah aktivasi untuk anak yang konsepnya berangkat dari keresahan menavigasi tsunami informasi belakangan ini.
"Aku rasa itu juga bukan keresahan aku sendiri tapi bersama," katanya saat preview di Museum MACAN, Jumat (12/6/2026).
Melalui metode kolase massal, publik diundang merangkai gambar cetak hitam-putih. Proses kreatif ini memanfaatkan selotip berwarna serta berbagai benda sehari-hari yang dapat ditemukan di lokasi pameran.
>>> Jadwal KRL Solo Jogja 12 Juni 2026: Rute Palur-Yogyakarta, Tarif Rp8.000
Setiap hasil kreativitas personal pengunjung kemudian disatukan dengan karya orang lain menggunakan pengikat kabel.
Mekanisme ini secara bertahap mengubah galeri menjadi instalasi modular dan lanskap kolektif yang terus berkembang.
Eksibisi Beradu Padu menampilkan kesan bermain namun tetap menyimpan sisi reflektif yang kuat.
Proyek seni ini mencerminkan ketertarikan sang seniman terhadap bentuk ikatan yang tercipta ketika cerita-cerita individual dilebur menjadi satu kesatuan besar.
>>> Saham Bumi Resources Melonjak 8,57 Persen pada Sesi I
"Bagaimana aku dan kamu bisa menggabungkan dua hal yang berbeda, kemudian menjadi bentuk yang berbeda," tukasnya. Ruang seni anak Museum MACAN Beradu Padu masih dapat dikunjungi.
Update Terbaru
Kemenkes Rilis Data 1.183 Kasus HIV pada Anak dan Remaja di Sidoarjo Selama 25 Tahun
Senin / 27-07-2026, 20:00 WIB
Momen Mencekam Gunung Es Raksasa Terbalik di Greenland Terekam Kamera
Senin / 27-07-2026, 20:00 WIB
Polisi Bawa Tiga Bungkusan dari Klinik Mordent ke Labfor Usai Olah TKP Sutrimo
Senin / 27-07-2026, 20:00 WIB
Italia: Api Melahap Semenanjung Gargano, Ratusan Turis Mengungsi
Senin / 27-07-2026, 20:00 WIB
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG karena Langgar Aturan
Senin / 27-07-2026, 19:56 WIB
Ribka Haluk Dorong Kepemimpinan Perempuan Transformatif di Daerah
Senin / 27-07-2026, 19:56 WIB
Polisi Pastikan Tak Ada Racun di Klinik Jaksel Terkait Kematian Sutrimo
Senin / 27-07-2026, 19:56 WIB
Sponsor Piala Presiden 2026 Capai Rp60 Miliar, Ara Yakin Bertambah
Senin / 27-07-2026, 19:56 WIB
Polri Beri Jaminan: Semua Anggota Terlibat Narkoba Akan Diproses
Senin / 27-07-2026, 19:49 WIB
KPK Pastikan Perlakuan Sama untuk Febrie Adriansyah di Rutan
Senin / 27-07-2026, 19:49 WIB
Dugaan Pelecehan, Kredivo Hentikan Tugas Debt Collector di Purworejo
Senin / 27-07-2026, 19:49 WIB
Megawati Ungkap Sejarah Kelam Kudatuli saat Resmikan Monumen
Senin / 27-07-2026, 19:49 WIB
5 Kebiasaan Sederhana yang Bikin Kucing Semakin Sayang Pemiliknya
Senin / 27-07-2026, 19:42 WIB
Tanpa Justin Hubner, Siapa Bek Kiri Andalan Timnas Indonesia Vs Kamboja?
Senin / 27-07-2026, 19:42 WIB







