Umat Islam memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan anjuran meningkatkan amalan saleh, termasuk puasa sunnah. Bulan Muharram menjadi momentum bersyukur dan memperbaiki diri di awal tahun.

Muharram termasuk salah satu dari empat bulan suci yang dimuliakan Allah SWT. Keistimewaan ini disebut dalam Surah At-Taubah ayat 36.

>>> IHSG Menguat ke Level 5.900 pada Pembukaan Perdagangan

Rasulullah SAW menyebut Muharram sebagai Syahrullah atau bulan Allah. Puasa di bulan ini memiliki keutamaan besar setelah puasa Ramadan.

Jadwal Puasa Muharram 1448 H

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 dari Kemenag, awal Muharram 1448 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Puasa Tasua (9 Muharram) jatuh pada Rabu, 24 Juni 2026. Puasa Asyura (10 Muharram) jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026.

Umat Islam juga dianjurkan berpuasa pada 11 Muharram (Jumat, 26 Juni 2026) untuk menyempurnakan ibadah.

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim.

>>> Memaknai Kemuliaan Muharam dengan Hijrah Spiritual dan Amalan Nyata

Puasa Tasua dilaksanakan untuk membedakan diri dari tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Niat Puasa Muharram

Niat puasa Muharram secara umum: Nawaitu shaumal Muharrami lillāhi ta‘ālā. Artinya: Aku berniat puasa Muharram karena Allah Ta'ala.

Niat puasa Tasua: Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i sunnatit Tāsū'ā lillāhi ta‘ālā. Artinya: Aku berniat puasa sunnah Tasua esok hari karena Allah Ta'ala.

Niat puasa Asyura: Nawaitu shauma 'Āsyūrā'a sunnatan lillāhi ta‘ālā. Artinya: Aku berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala.

Hikmah Puasa di Awal Tahun

Puasa Muharram melatih kesabaran, keikhlasan, dan pengendalian diri. Awal tahun Hijriah menjadi momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

>>> Bursa Korea Selatan Volatil, Investor Asing Catat Pembelian Bersih

Para ulama memandang puasa Muharram sebagai amalan terbaik untuk memulai tahun baru Islam dengan semangat pembaruan diri dan memperkuat ketakwaan.