Pasar saham Korea Selatan menunjukkan pergerakan volatil sepanjang pekan kedua Juni 2026.

Meski demikian, indeks saham berhasil mencatat kenaikan mingguan sebesar 2,6 persen setelah sebelumnya terkoreksi 3,7 persen pada pekan lalu.

>>> Igor Tolic Sambut Positif Hasil Drawing ASEAN Club Championship

Otoritas bursa mengaktifkan mekanisme sidecar beberapa kali, termasuk pada perdagangan Jumat.

Circuit breaker juga sempat diberlakukan awal pekan ini, menandai aktivasi ketiga kalinya pada 2026 dan kesembilan kalinya dalam sejarah bursa Korea Selatan.

Sektor teknologi menjadi motor utama penguatan pasar. Saham Samsung Electronics melonjak 12,21 persen dan SK Hynix naik 8,85 persen.

Sektor baterai kendaraan listrik juga positif dengan LG Energy Solution menguat 6,11 persen.

Sektor otomotif turut mendorong apresiasi bursa. Saham Hyundai Motor Company naik 6,03 persen dan Kia Corporation bertambah 4,81 persen.

POSCO Holdings menguat 6,84 persen, sementara Samsung Biologics naik tipis 1,01 persen.

>>> Kurs Rupiah 12 Juni 2026 Menguat ke Rp17.944 per Dolar AS

Dari total 918 saham yang diperdagangkan, sebanyak 797 saham menguat dan 102 saham melemah.

Investor asing mencatat pembelian bersih senilai 979,4 miliar won atau sekitar 645 juta dolar AS, menandakan kembalinya minat terhadap aset berisiko.

Sentimen positif dipicu oleh indikasi Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan penandatanganan kesepakatan damai AS-Iran.

Langkah itu berpotensi membuka kembali jalur pelayaran Selat Hormuz, meski Iran menyatakan belum ada keputusan final.

Di pasar valuta asing, won Korea Selatan menguat 0,9 persen ke posisi 1.518 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.531,6.

>>> IHSG Melesat Lebih 1 Persen Imbas Optimisme Damai AS dan Iran

Pasar obligasi juga menguat dengan penurunan imbal hasil: yield tenor tiga tahun turun 7,3 bps ke 3,833 persen, dan tenor 10 tahun turun 6,7 bps ke 4,223 persen.