Analis IG Markets Tony Sycamore menyoroti inflasi inti produsen (core PPI) yang hanya tumbuh 4,9% secara tahunan, lebih rendah dari ekspektasi 5,4%.

Kombinasi melandainya harga energi dan data inflasi inti yang lebih rendah berhasil meredakan kekhawatiran pasar.

Ekspektasi Kebijakan Suku Bunga

Meredanya kekhawatiran inflasi membuat pelaku pasar menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Kontrak berjangka Fed Funds kini menunjukkan peluang sekitar 63,3% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Oktober 2026.

Di Eropa, pasar memperkirakan ECB akan kembali menaikkan suku bunga pada September mendatang setelah langkah pengetatan pertama pekan ini.

Analis Barclays menilai ECB memberikan sinyal hawkish melalui revisi proyeksi inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Meski demikian, bank sentral tersebut belum memberikan petunjuk jelas mengenai waktu dan besaran kenaikan suku bunga berikutnya.

>>> BEM SI Ultimatum 18 Hari ke Pemerintah Atasi Pelemahan Rupiah

Di pasar aset digital, Bitcoin naik tipis 0,2% ke US$ 63.460, sementara Ether menguat 0,1% menjadi US$ 1.672.