Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan militer ke Iran pada Kamis, 11 Juni 2026, setelah mengklaim bahwa kesepakatan awal untuk mengakhiri konflik kedua negara hampir tercapai.

Pengumuman tersebut memicu lonjakan indeks saham dan penurunan tajam harga minyak mentah dunia.

>>> Harga Emas Dunia Melesat ke US$ 4.217 per Troy Ons pada 11 Juni 2026

Namun, pihak Teheran melalui media pemerintah dan juru bicara kementerian luar negeri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya kesepakatan final.

Trump: Iran Setuju Tidak Miliki Senjata Nuklir

Trump menyampaikan klaim tersebut saat berbicara dalam acara telerally untuk mendukung Letnan Gubernur Georgia Burt Jones.

"I don't know if you heard, but we ended the war with Iran today," ujarnya.

Melalui media sosial Truth Social, Trump mengumumkan pembatalan serangan udara dan pengeboman yang semula dijadwalkan berlangsung pada malam hari setelah adanya persetujuan di tingkat tertinggi kepemimpinan Iran.

"They have agreed never to have a nuclear weapon, something that we insisted on; that was the whole purpose.

That was 95 percent of it," kata Trump.

Gedung Putih menyatakan dokumen formal akan segera ditandatangani di Eropa dalam beberapa hari ke depan, di mana Wakil Presiden JD Vance direncanakan hadir.

Blokade laut AS di Teluk Oman tetap berlaku sampai transaksi tuntas.

"Based on the fact that discussions with the Islamic Republic of Iran have been brought to the highest level of Iranian leadership and approved, I have, as President of the United States of America, cancelled the scheduled strikes and bombings against Iran this evening," kata Trump.