Dokter Spesialis Tekankan Evaluasi Medis Bersama untuk Atasi Infertilitas
Hasil rangkaian uji medis kerap menunjukkan bahwa gaya hidup kurang bergerak dan asupan nutrisi buruk memegang peranan penting dalam memengaruhi fungsi organ reproduksi.
"Kalau misalnya wanita atau prianya adipos, gemuk, tidak pernah berolahraga, ada diabetes, nah itu kadang merupakan faktor utama yang menghambat terjadinya kehamilan," ungkap dr. med.
Firman Santoso, Sp. OG.
>>> PT Phapros Tbk Bagikan Dividen Rp4,12 Miliar Setelah Dua Tahun Tanpa Dividen
Pada tubuh perempuan, diabetes memicu resistensi insulin yang mengganggu siklus ovulasi. Kebiasaan merokok dan vape pada laki-laki membawa racun berbahaya yang memperburuk kualitas sperma.
"Secara chemical stuff, dia (vape) lebih toksin dibanding dengan rokok kretek biasa. Chemical stuff-nya lebih deadly," tutur dr. med.
Firman Santoso, Sp. OG.
Selain faktor zat kimia, tingkat stres tinggi juga berdampak buruk karena memicu pola makan tinggi kalori dan kurang tidur.
Hal ini pada akhirnya memengaruhi peluang pembuahan.
"Semakin banyak sperm yang akan menyerbu satu ovum yang normal, semakin chance berhasilnya semakin besar," papar dr. med.
Firman Santoso, Sp. OG.
Meskipun faktor usia menurunkan cadangan sel telur perempuan secara alami, perbaikan rutinitas harian terbukti mampu meningkatkan peluang kehamilan.
Hal ini terjadi pada pasien berusia 42 tahun.
"Umumnya, begitu pasien berubah pola hidupnya, mereka menjaga makan, mereka rajin olahraga, otomatis beratnya turun. Kehamilan umumnya terjadi dengan sendirinya padahal kita belum ngapa-ngapain," ucap dr. med.
Firman Santoso, Sp. OG.
Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) tidak direkomendasikan sebagai rujukan instan bagi pasangan dengan pola hidup yang belum tertata.
Metode ini lebih tepat untuk pasien dengan kerusakan organ permanen.
"Kalau tuba tidak berfungsi ya mau enggak mau, kita enggak bisa lewat hamil normal, jadi mesti lewat dari IVF.
Jadi lebih tepat sasaran," tutup dr. med. Firman Santoso, Sp.
>>> Ahli Ungkap Alasan Ilmiah Garam Bisa Kurangi Rasa Pahit Kopi
OG.
Update Terbaru
FIFA Cabut Jatah Tiket Suporter Iran di Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 09:49 WIB
Kenali Enam Sikap Anak yang Menandakan Pola Asuh Berhasil
Jumat / 12-06-2026, 09:48 WIB
Rupiah Menguat ke Rp17.935 per Dolar AS pada 12 Juni 2026
Jumat / 12-06-2026, 09:48 WIB
Rupiah dan Won Menguat Terhadap Dolar AS pada 10 Juni 2026
Jumat / 12-06-2026, 09:48 WIB
Bintang Internasional Meriahkan Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026 di Meksiko
Jumat / 12-06-2026, 09:47 WIB
Pemerintah Permanenkan Tarif PPh Final UMKM 0,5 Persen
Jumat / 12-06-2026, 09:46 WIB
Aplikasi Resmi dan Mesin Pencari Mudahkan Cek Live Score Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 09:46 WIB
Tren Gaya Hidup: Spa AI hingga Nasi Jagung Magic Com
Jumat / 12-06-2026, 09:45 WIB
Kenali Tanda Pola Asuh Berhasil Lewat Sikap Anak yang Menguji Kesabaran
Jumat / 12-06-2026, 09:45 WIB
The Palace Jeweler dan Huawei Luncurkan Koleksi Perhiasan Serenata
Jumat / 12-06-2026, 09:45 WIB
Piala Dunia 2026 Dorong Saham WIFI dan IRSX, Phintraco Sekuritas Ungkap Potensi
Jumat / 12-06-2026, 09:44 WIB
Putri Kerajaan Thailand Meninggal Setelah Koma Tiga Tahun
Jumat / 12-06-2026, 09:44 WIB
Klaim Kode Redeem Samkok Blood Oath Mei 2026 untuk Dapatkan Hadiah
Jumat / 12-06-2026, 09:44 WIB
Undip Buka Pendaftaran Jalur Mandiri Vokasi 2026 Secara Online
Jumat / 12-06-2026, 09:44 WIB






