Korlantas Polri Kaji Penerapan STNK Digital untuk Pengendara
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sedang mengkaji rencana peluncuran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dalam format digital. Langkah ini bertujuan mempermudah pemilik kendaraan saat berkendara di jalan raya.
Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi potensi pelanggaran lalu lintas akibat kelalaian administratif, seperti dokumen tertinggal. Digitalisasi difokuskan pada dokumen operasional harian yang wajib dibawa pengemudi.
>>> Dodge Bocorkan Kejutan Musim Panas, Salah Satunya Charger SRT Hellcat
Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol Wibowo menjelaskan bahwa STNK dan Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah dokumen yang paling sering digunakan masyarakat.
"Karena memang dokumen lalu ini tersebut yang banyak melekat di masyarakat adalah SIM dan STNK," ujarnya.
Menurut Wibowo, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) jarang dibawa karena berfungsi sebagai bukti kepemilikan sah. "Kalau BPKB mungkin hampir jarang ya, ini mungkin banyak yang ditinggal di rumah.
Toh pada saat pemeriksaan kendaraan dan bermotor di jalan, kita tidak pernah mempertanyakan BPKB, hanya SIM dan STNK," katanya.
>>> Penjualan Subaru Ascent Anjlok, Pembaruan 2027 Tak Banyak Membantu
Rencana STNK digital diharapkan menghapus alasan pengendara yang lupa membawa dokumen saat diperiksa. Namun, kepolisian menegaskan tidak akan terburu-buru meluncurkan inovasi ini.
Korlantas Polri masih mematangkan sistem, infrastruktur penunjang, dan keamanan data agar tidak menimbulkan kendala baru.
"Ini konsep, tapi ini sedang kita kaji pelaksanaannya, karena ada beberapa poin yang juga harus kita penuhi, harus kita pelajari, jangan sampai nanti begitu kita launching malah mempersulit masyarakat," ujar Wibowo.
>>> Pelanggan BMW Dapat Tawaran Buyback dari AI, Dealer Akui Kesalahan
Pengembangan ekosistem digital ini mengutamakan efisiensi pelayanan dan pemangkasan birokrasi. "Kan tadi konsepnya terobosan yang kita berikan harus sesuai dengan betul-betul kebutuhan masyarakat, itu konsepnya," kata Wibowo.
Update Terbaru
Hong Myung-bo Umumkan 26 Pemain Korea Selatan untuk Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:52 WIB
FIFA Siapkan Teknologi Offside Semi Otomatis Baru untuk Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:52 WIB
FIFA Terapkan Teknologi Offside Semi Otomatis Generasi Baru di Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:52 WIB
Humpuss Maritim Internasional Catatkan Aset US$ 346,16 Juta pada 2025
Jumat / 12-06-2026, 07:51 WIB
Kawasaki Luncurkan Modenas Brusky 125 di Jakarta Fair 2026, Harga Rp 26,5 Juta
Jumat / 12-06-2026, 07:51 WIB
Piala Dunia 2026 Sepi Peminat Akibat Biaya Tinggi dan Kendala Visa
Jumat / 12-06-2026, 07:48 WIB
Larangan di Bulan Muharram dan Hukum Menikah Menurut Islam
Jumat / 12-06-2026, 07:48 WIB
Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 2-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:48 WIB
Biaya Tinggi dan Kendala Visa Tekan Kunjungan Wisatawan Piala Dunia 2026
Jumat / 12-06-2026, 07:48 WIB
Kode Redeem FF 13 Mei 2026: Diskon Diamond 10% via Garena Kiosgamer
Jumat / 12-06-2026, 07:47 WIB
Hindari 4 Larangan di Bulan Muharram dan Fakta Hukum Menikah
Jumat / 12-06-2026, 07:47 WIB
Ketahui Perbedaan Sistem Sewa dan Tukar Baterai Motor Listrik
Jumat / 12-06-2026, 07:47 WIB
Aksesori Eksklusif Lexus ES Jepang: Body Kit Aerodinamis hingga Pengharum Kaki
Jumat / 12-06-2026, 07:45 WIB
Sistem Keamanan Ketat Model AI Fable 5 Anthropic Picu Protes Pengguna
Jumat / 12-06-2026, 07:45 WIB






