Seorang pelanggan BMW Toronto baru-baru ini mengalami kejadian unik saat mencoba menjual kembali mobilnya.

Ia mengira sedang bernegosiasi dengan staf dealer, tetapi ternyata lawan bicaranya adalah kecerdasan buatan (AI).

>>> Polisi Peringatkan Soal Penipuan Pompa Bensin, Benarkah atau Hanya Hoaks?

Zack Giacomelli, seorang direktur pemakaman, ingin menjual BMW X3 tahun 2021 miliknya ke dealer yang sama tempat ia membelinya.

Setelah mengirimkan pertanyaan secara daring, ia mulai berkirim pesan dengan "Quinn," yang tampak seperti perwakilan dealer.

Percakapan dengan cepat mengarah pada kesepakatan. Quinn menawarkan $27.162,79 untuk mobil tersebut, angka yang persis sama dengan sisa pinjaman Giacomelli.

"Saya merasa orang Quinn ini akhirnya mendengarkan saya," kata Giacomelli. "Saya merasa sangat senang."

AI bahkan menjadwalkan janji temu untuk menyelesaikan transaksi, dengan pesan, "Mari kita kunci hari ini jam 3:30."

Namun, semuanya berantakan ketika seorang karyawan dealer menelepon Giacomelli dan menjelaskan bahwa Quinn bukanlah manusia, melainkan chatbot AI yang membuat penawaran secara keliru.

"Dia bilang tawaran itu tidak valid," kenang Giacomelli. "Saya terkejut, mulut saya terbuka lebar."

Nilai buyback sebenarnya menurut dealer sekitar $20.000, sehingga ada selisih lebih dari $7.000. "Saya hancur," katanya.

>>> Baterai Lebih Murah GM Bisa Potong Harga Silverado EV Rp96 Juta Tanpa Kurangi Jarak Tempuh

"Jika mereka akan mengganti pekerjaan karyawan dengan AI, maka mereka harus menghormati apa yang dikatakan AI itu."

Situasi menjadi semakin canggung karena Giacomelli mengaku tidak tahu bahwa ia sedang berbicara dengan AI. Chatbot tidak pernah mengidentifikasi dirinya sebagai kecerdasan buatan selama percakapan.

Setelah CBC News menghubungi dealer, BMW Toronto berbalik arah dan mengembalikan tawaran awal sebesar $27.162,79. Giacomelli segera menerimanya.

Manajer penjualan dealer mengatakan kepada CBC bahwa kesalahan itu berasal dari kegagalan komunikasi.

Menurut dealer, AI salah mengartikan jumlah sisa pinjaman pelanggan sebagai jumlah yang harus dibayar dealer untuk kendaraan tersebut.

BMW Toronto mengatakan sekarang mereka mengubah prosedur sehingga hanya karyawan manusia yang menyajikan tawaran buyback, dan pelanggan diberi tahu dengan jelas saat mereka berinteraksi dengan AI.

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak. Dealer yang ingin memangkas biaya dengan chatbot AI perlu lebih waspada.

>>> Ford Recall 548.000 SUV karena Trim Krom Melukai 65 Orang

Pelanggan juga harus lebih berhati-hati. Dealer mungkin bisa menyerap kerugian ribuan dolar, tetapi sebagian besar pelanggan tidak memiliki margin sebanyak itu.