Polisi di Timberville, Virginia, mengeluarkan peringatan tentang modus penipuan baru di pompa bensin. Mereka menduga ada pihak yang merusak pompa untuk mendapatkan bensin gratis.

Dalam unggahan Facebook, kepolisian setempat mengatakan pelaku menempatkan sekrup atau benda lain di dudukan nozzle pompa. Hal ini mencegah pompa mati secara otomatis setelah transaksi selesai.

>>> Baterai Lebih Murah GM Bisa Potong Harga Silverado EV Rp96 Juta Tanpa Kurangi Jarak Tempuh

Akibatnya, pompa tetap aktif dan kendaraan berikutnya bisa mengisi bensin atas biaya korban sebelumnya. Polisi mengimbau pengemudi memeriksa pompa sebelum dan sesudah mengisi.

Mereka juga menyarankan memastikan layar pompa menunjukkan $0,00 sebelum mulai mengisi dan transaksi benar-benar selesai sebelum meninggalkan tempat.

Hoaks atau Fakta?

Namun, klaim ini diragukan kebenarannya. Snopes, situs pemeriksa fakta, menyebut peringatan tersebut sebagai hoaks pada Mei lalu.

>>> Ford Recall 548.000 SUV karena Trim Krom Melukai 65 Orang

Snopes mengatakan tidak ada laporan kredibel yang membuktikan adanya penipuan menggunakan sekrup di pompa bensin. Juru bicara Shell juga menyatakan tidak mengetahui insiden serupa.

Meski begitu, Pemerintah Kota Timberville mengklaim pernah terjadi insiden. Seorang petugas stasiun pengisian menemukan sekrup saat memeriksa pompa.

Namun, belum ada laporan kartu kredit korban yang digunakan untuk mengisi kendaraan lain. Pemerintah kota hanya ingin masyarakat waspada karena informasi ini beredar di media sosial.

>>> BYD Bangun Jaringan Pengisian Cepat di Kanada Sebelum Mobilnya Dijual

Beberapa pihak berspekulasi sekrup tersebut mungkin bagian dari perbaikan pompa. Yang jelas, pengemudi tetap disarankan menggunakan akal sehat dan memastikan transaksi selesai sebelum pergi.