Selain lagu utama tersebut, FIFA meluncurkan rangkaian soundtrack multi-lagu yang melibatkan deretan musisi global.

Koleksi lagu Piala Dunia 2026 diramaikan oleh kolaborasi Shakira bersama Burna Boy dalam lagu "Dai Dai", Jelly Roll dan Carín Leon dalam lagu "Lighter", serta Lisa BLACKPINK, Anitta, dan Rema lewat lagu berjudul "Goals".

Lisa dijadwalkan tampil sebagai penampil utama bersama Katy Perry pada upacara pembukaan di Los Angeles, sedangkan grup BTS dipastikan mengisi pertunjukan paruh waktu saat laga final di New Jersey pada 19 Juli 2026.

Para musisi lintas generasi turut membagikan pandangan mereka mengenai formula di balik kesuksesan sebuah lagu tema turnamen sepak bola akbar tersebut.

Karakter melodi global yang berenergi tinggi menjadi aspek krusial dalam menyatukan beragam budaya pendengar.

"Tanggung jawab besar dalam membuat lagu Piala Dunia adalah Anda harus membuat lagu yang mewakili perasaan, emosi, dan semangat orang-orang," ungkap Shakira, penyanyi yang sebelumnya sukses membawakan lagu "Waka Waka" pada Piala Dunia 2010.

Dirinya menambahkan bahwa sebuah lagu tema sepak bola harus memiliki kekuatan ritme yang mampu menggerakkan massa secara massal.

"Menurut saya, lagu Piala Dunia yang bagus harus memiliki ritme. Harus berirama.

Harus membuat orang ingin berdansa. Dan juga harus menjadi lagu kebangsaan," kata Shakira.

Bintang pop Kolombia tersebut menegaskan kembali pentingnya elemen vokal kolektif dalam aransemen musik tersebut.

"Harus membuat orang ingin bernyanyi bersama, bernyanyi dengan lantang sekuat tenaga. Lagu itu juga harus memiliki energi seperti itu.

Itu suatu keharusan," katanya.

>>> Raul Jimenez Pimpin Meksiko Lawan Afrika Selatan di Piala Dunia 2026

Sementara itu, penyanyi J Balvin yang terlibat dalam pengerjaan lagu resmi Coca-Cola untuk Piala Dunia 2026 menekankan bahwa sebuah lagu bertema olahraga harus mampu memikat perhatian dalam waktu singkat dan selaras dengan tensi di lapangan hijau.