Penyerang veteran Raul Jimenez resmi memimpin lini depan Timnas Meksiko dalam pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 melawan Afrika Selatan di Stadion Kota Meksiko pada Kamis, 11 Juni 2026.

Laga perdana ini juga menandai dimulainya rangkaian peliputan khusus secara estafet oleh tim konvergensi Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA selama 43 hari di tiga negara tuan rumah.

>>> Meksiko Kalahkan Afrika Selatan 1-0 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Jimenez dipercaya menjadi ujung tombak El Tri setelah berhasil mengemas 126 caps dan 45 gol sepanjang karier internasionalnya.

Penampilan ini menjadi pencapaian puncak bagi penyerang berusia 34 tahun tersebut setelah sempat pulih dari cedera patah tulang tengkorak yang mengancam nyawa pada enam tahun lalu.

Cedera itu akibat benturan dengan pemain Arsenal, David Luiz, di Stadion Emirates.

Perjalanan Pemulihan Jimenez

Mantan manajer Wolverhampton Wanderers, Nuno Espirito Santo, mengenang kembali insiden mengerikan dalam pertandingan tanpa penonton akibat pembatasan Covid tersebut.

"Ada hal-hal yang dapat Anda singkirkan dari ingatan Anda, tetapi momen ini akan tetap ada selamanya," kata Nuno Espirito Santo, manajer Wolves saat itu.

Sesaat setelah benturan terjadi, kapten Wolves langsung memberikan pertolongan pertama sebelum Jimenez dilarikan ke Rumah Sakit St Mary di Paddington, London, untuk menjalani operasi darurat.

"Matanya tertutup dan ada sedikit darah mengalir dari hidungnya," kata Conor Coady, rekan setimnya.

Tindakan bedah segera dilakukan karena benturan keras tersebut menyebabkan pendarahan internal yang menekan otaknya.

"Patah tulang tengkorak… tulang patah, dan ada sedikit pendarahan di dalam otak," kata Jimenez.

Proses pemulihan Jimenez berjalan bertahap dari latihan ringan menggunakan bola busa hingga akhirnya diizinkan kembali berlatih penuh tanpa kontak fisik dari rekan setimnya.