Danantara diluncurkan Presiden Prabowo pada Februari 2025 dan bertanggung jawab langsung kepada presiden.

Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk kebutuhan korporasi umum, termasuk investasi dan pembiayaan kembali (refinancing) utang yang telah ada.

Struktur dan Penjamin Emisi Obligasi

Obligasi tersebut diterbitkan dalam kerangka program Global Medium-Term Note (GMTN) senilai US$ 5 miliar.

Instrumen ini diperkirakan memperoleh peringkat investasi Baa2 dari Moody’s serta BBB dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings.

Penetapan harga final obligasi dijadwalkan pada Kamis, sementara penerbitan resmi diperkirakan berlangsung pada 18 Juni.

Transaksi ini ditangani oleh Citigroup, DBS, HSBC, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered sebagai joint bookrunner dan joint lead manager.

>>> Real Madrid Segera Tunjuk Jose Mourinho sebagai Pelatih Baru

Keberhasilan menarik permintaan lebih dari empat kali lipat target menunjukkan bahwa investor global masih melihat peluang pada instrumen yang diterbitkan oleh lembaga investasi strategis milik negara tersebut, meskipun pasar tengah menyoroti berbagai tantangan ekonomi Indonesia.