Namun, studi itu menunjukkan bahwa penggunaan AI lebih banyak dilakukan oleh individu yang memiliki tingkat literasi keuangan yang baik.

Karena itu, literasi keuangan tetap dinilai menjadi fondasi penting untuk membantu masyarakat mengevaluasi informasi secara kritis dan mengambil keputusan keuangan yang tepat.

Menurut Albertus, teknologi telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi dan meningkatkan literasi keuangan.

Kendati demikian, peran penasihat keuangan tetap dibutuhkan, terutama dalam pengambilan keputusan yang lebih kompleks dan berdampak jangka panjang.

"Teknologi tidak menggantikan kebutuhan akan panduan ahli atau penasihat keuangan yang bertanggung jawab.

>>> Pasar Obligasi Korporasi Dinilai Lebih Menguntungkan Investor

Penguatan literasi tetap penting agar individu dapat mengevaluasi informasi secara kritis dan mengambil keputusan yang tepat," kata Albertus.