Pasar Obligasi Korporasi Dinilai Lebih Menguntungkan Investor
Kondisi pasar obligasi korporasi saat ini dinilai lebih menguntungkan bagi investor dibandingkan emiten. Hal ini dipicu oleh kenaikan suku bunga acuan dan tingginya yield Surat Berharga Negara (SBN).
Fixed Income Analyst Pefindo, Ahmad Nasrudin, mengatakan sejumlah sentimen domestik dan global memengaruhi pasar obligasi korporasi.
>>> Pemerintah Antisipasi Peralihan Konsumen dari Pertamax ke Pertalite
Dari dalam negeri, kenaikan BI Rate, kebutuhan refinancing besar, dan likuiditas yang mengetat menjadi perhatian investor.
Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan hingga 5,5% pada Selasa (9/6). Keputusan ini memperkuat sikap hati-hati investor dalam menilai tenor, kupon, dan kualitas kredit emiten.
Nilai surat utang korporasi yang jatuh tempo pada kuartal III-2026 mencapai Rp 63,95 triliun. Pada kuartal IV-2026, nilainya masih relatif tinggi, yakni Rp 43,56 triliun.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pasokan obligasi baru di tengah yield acuan yang masih tinggi.
"Jika pasokan obligasi baru meningkat ketika yield acuan masih tinggi, investor berpeluang meminta kupon yang lebih besar," ujar Ahmad saat dihubungi Kontan, Kamis (11/6/2026).
Dari eksternal, pasar dipengaruhi oleh tingginya suku bunga global, pergerakan harga energi, dan penguatan dolar AS.
Yield obligasi pemerintah AS (UST) tenor 10 tahun meningkat dari 4,167% pada akhir 2025 menjadi 4,485% pada 26 Mei 2026.
Hal ini turut menarik aliran dana ke pasar AS dan mengurangi daya tarik aset negara berkembang, termasuk Indonesia.
Membengkaknya defisit APBN juga meningkatkan kebutuhan penerbitan SBN pemerintah.
Hingga 31 Mei 2026, defisit APBN tercatat Rp 180,4 triliun atau 0,70% terhadap PDB. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Update Terbaru
KEK Industropolis Batang Raih Penghargaan Orang Tua Asuh Desa
Kamis / 11-06-2026, 21:48 WIB
Timnas U19 Indonesia Dapat Tambahan Pemain Hadapi Australia
Kamis / 11-06-2026, 21:41 WIB
Ronald Koeman Pertanyakan Keraguan Barcelona soal Transfer Rashford
Kamis / 11-06-2026, 21:41 WIB
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-19 vs Australia Semifinal Piala AFF U-19 2026
Kamis / 11-06-2026, 21:41 WIB
Rochi Putiray: Brace ke AC Milan dan Kritik untuk Striker Lokal
Kamis / 11-06-2026, 21:41 WIB
Kemenkes Dorong Pelaku Usaha Kesehatan Ikut Sensus Ekonomi 2026
Kamis / 11-06-2026, 21:40 WIB
Bank Dunia Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global Jadi 2,5% Akibat Perang Iran
Kamis / 11-06-2026, 21:40 WIB
Timnas Indonesia U19 Tahan Australia Tanpa Gol di Babak Pertama Semifinal Piala AFF
Kamis / 11-06-2026, 21:40 WIB
Metode Pengasuhan 5:1 Bantu Orangtua Perkuat Ikatan dengan Anak
Kamis / 11-06-2026, 21:40 WIB
Lamine Yamal Lampaui Koleksi Gelar La Liga Cristiano Ronaldo
Kamis / 11-06-2026, 21:29 WIB
Piala Dunia 2026 Diprediksi Lahirkan Juara Baru, Belanda dan Jepang Jadi Ancaman
Kamis / 11-06-2026, 21:29 WIB
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19: Indonesia vs Australia 11 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 21:29 WIB
Jadwal Siaran Langsung Indonesia vs Australia di Semifinal Piala AFF U19 2026
Kamis / 11-06-2026, 21:28 WIB
OJK Catat Pembiayaan Kendaraan Listrik Tembus Rp23,39 Triliun per April 2026
Kamis / 11-06-2026, 21:28 WIB






