Pasar Obligasi Korporasi Dinilai Lebih Menguntungkan Investor
Meski demikian, premi risiko obligasi korporasi terhadap SBN justru menunjukkan tren penyempitan sejak awal tahun.
>>> QJMotor Indonesia Luncurkan Program Trip Eksklusif ke China di PRJ 2026
Data Bloomberg menunjukkan spread obligasi korporasi tenor tiga tahun peringkat AAA turun dari 52 bps pada Januari 2026 menjadi 41 bps pada Mei 2026.
Spread obligasi peringkat AA juga menyempit dari 73 bps menjadi 67 bps.
Sementara itu, spread obligasi peringkat A turun dari 239 bps menjadi 227 bps dan obligasi BBB dari 403 bps menjadi 389 bps.
Ahmad menjelaskan, penyempitan spread tidak otomatis menunjukkan biaya pendanaan korporasi menjadi lebih murah.
Dalam situasi yield SBN meningkat, spread dapat menyempit apabila kenaikan yield obligasi korporasi berlangsung lebih lambat.
"Pergerakan spread lebih mencerminkan perubahan premi risiko relatif. Sementara itu, biaya pendanaan absolut yang harus ditanggung emiten tetap bisa meningkat," ujar Ahmad.
Dengan kondisi tersebut, pasar obligasi saat ini dinilai lebih berpihak kepada investor.
Investor yang memiliki likuiditas dapat memperoleh tingkat kupon yang lebih tinggi dan memiliki ruang lebih besar untuk memilih emiten dengan kualitas kredit baik.
Sebaliknya, emiten menghadapi tantangan berupa kenaikan biaya dana dan tuntutan investor yang semakin selektif.
Emiten berperingkat tinggi masih memiliki akses pendanaan relatif baik, sementara emiten dengan profil kredit lebih lemah berpotensi menghadapi premi risiko lebih besar.
"Pasar saat ini lebih berpihak kepada investor dari sisi posisi tawar pricing.
>>> Nova Arianto Turunkan Mathew Baker sebagai Starter Lawan Australia
Emiten yang memiliki kebutuhan pendanaan mendesak tetap harus masuk pasar, sedangkan emiten yang lebih fleksibel kemungkinan memilih menunggu momentum yield yang lebih stabil," kata Ahmad.
Update Terbaru
Akhir Penentuan! Pembahasan Lookism Chapter 611 Bahasa Indonesia, Langsung Cek Sekarang!
Kamis / 11-06-2026, 23:05 WIB
Fary Djemy Francis Prediksi Piala Dunia 2026 Lahirkan Juara Baru
Kamis / 11-06-2026, 23:02 WIB
Timnas U19 Indonesia Tantang Australia pada Semifinal Piala AFF 2026
Kamis / 11-06-2026, 23:02 WIB
Ford Explorer ST Sinister Package: Tampilan Lebih Garang dengan Paket Rp27 Jutaan
Kamis / 11-06-2026, 23:02 WIB
Simulasi Komputer Ungkap Tata Surya Pernah Miliki Dua Planet Raksasa Tambahan
Kamis / 11-06-2026, 23:02 WIB
XLSmart Luncurkan ESTA eco dan ESTA vision untuk Efisiensi Operasional Bisnis
Kamis / 11-06-2026, 23:02 WIB
PT Alia Kreasindo Mandiri Targetkan Transaksi Rp115 Miliar di IIE 2026
Kamis / 11-06-2026, 23:01 WIB
Australia Kalahkan Indonesia 1-0 di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Kamis / 11-06-2026, 23:01 WIB
MIND ID Rombak Jajaran Direksi dan Tambah Jabatan Baru
Kamis / 11-06-2026, 23:01 WIB
Thomas Tuchel Izinkan WAGs Timnas Inggris Masuk Hotel Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 22:53 WIB
Thomas Tuchel Izinkan WAGs Timnas Inggris Masuk Hotel Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 22:53 WIB
FIFA Tanggapi Pencabutan Tiket Resmi Suporter Iran di Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 22:53 WIB
6 Lokasi Nobar Indonesia vs Australia di Jabodetabek
Kamis / 11-06-2026, 22:53 WIB
Wall Street Menguat Ditopang Saham Semikonduktor di Tengah Risiko Geopolitik
Kamis / 11-06-2026, 22:52 WIB






