Jemaah haji asal Aceh yang tengah berada di Madinah memanfaatkan waktu tunggu kepulangan dengan memperbanyak ibadah dan mengikuti program ziarah ke sejumlah tempat bersejarah Islam.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyatakan kegiatan tersebut telah menjadi rutinitas menjelang jadwal penerbangan ke Tanah Air.

>>> Jadwal Piala Dunia 2026 Grup A: Dua Laga Pembuka pada 12 Juni

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, menjelaskan bahwa para jemaah yang sudah tiba di Madinah mengisi waktu dengan beribadah dan city tour yang difasilitasi oleh syarikah.

Rutinitas ibadah meliputi pelaksanaan shalat rawatib di Masjid Nabawi serta memperbanyak doa di Raudhah.

Sementara itu, rangkaian ziarah mencakup kunjungan ke kebun kurma, Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, dan Masjid Khondaq.

Perpindahan jemaah dari Makkah menuju Madinah telah berlangsung secara bertahap sejak 7 Juni 2026 dengan menggunakan 10 unit bus setiap hari.

>>> Unboxing dan Kesan Pertama POVA 8 5G: Baterai 8000 mAh dan Layar 144Hz

Hingga kini, sebanyak 1.564 jemaah dari Kloter 2 hingga Kloter 5 telah tiba di Madinah, sementara kloter lainnya menyusul.

Berdasarkan data PPIH Aceh, sebanyak 13 dari total 14 kloter jemaah Aceh dijadwalkan pulang melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada gelombang kedua mulai 16 Juni 2026.

Satu kloter yang masuk gelombang pertama akan terbang lebih awal melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada 15 Juni 2026.

PPIH mengimbau jemaah untuk membatasi aktivitas di luar hotel dan mengutamakan istirahat demi menjaga stamina menjelang penerbangan panjang.

>>> Pemerintah Sesuaikan Anggaran Makan Bergizi Gratis dan Defisit APBN 2027

"Kita imbau kepada jamaah Aceh yang saat ini sudah berada di Madinah atau yang masih di Makkah untuk selalu menjaga kesehatan, perbanyak istirahat hingga jadwal kepulangan masing-masing," kata Arijal.