Stasiun televisi Korea Selatan, JTBC, mengedit dan menghapus bagian audio dalam tayangan video latihan Timnas Korea Selatan di Guadalajara, Meksiko.

Langkah ini diambil setelah rekaman suara bisik-bisik reporter yang meledek kapten tim Son Heung-min viral di media sosial.

>>> Kejagung Tetapkan Pihak Swasta Tersangka Baru Korupsi MBG

Kejadian berlangsung saat sesi latihan terbuka Korea Selatan di Chivas Valle Verde, Guadalajara Jalisco, Meksiko, pada 7 Juni lalu menjelang Piala Dunia 2026.

Rekaman yang diunggah di kanal YouTube JTBC tidak sengaja menangkap suara pria yang diduga reporter sedang membicarakan gaya berlari Son.

Dalam rekaman, terdengar sindiran yang membandingkan gaya lari sang kapten dengan pimpinan pasukan militer.

"Apakah kamu berlari seperti pemimpin peleton hanya karena kamu kapten?" "Dia berlari seolah-olah sedang di militer," kata suara pria dalam video tersebut.

Sindiran itu kemudian direspons oleh suara pria lain yang menyinggung status wajib militer para pemain.

Pernyataan itu memicu reaksi netizen karena Son Heung-min sebenarnya mendapatkan keringanan wajib militer resmi dari pemerintah Korea Selatan.

Pemain sepak bola tersebut hanya perlu menjalani wajib militer selama tiga pekan, bukan 21 bulan, setelah sukses membawa Korea Selatan meraih medali emas di Asian Games 2018 di Indonesia.

>>> Nonton dan Download Film Warkop DKI Viralin Dong..!! (2026) di Bioskop Bukan LK21: Dono, Kasino, dan Indro yang Terjebak Teror Arwah Saat Buru Konten Viral

Menanggapi gelombang kritik, JTBC langsung mengubah pengaturan video utama menjadi privat dan mengunggah ulang video baru dengan audio yang telah dibersihkan.

"Karena sifat kamera tersebut, suara-suara di sekitar terekam dengan cukup keras," tulis penjelasan JTBC.