Kapabilitas ini turut memperkuat dukungan Bank Mandiri terhadap pengembangan Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia dan China, termasuk untuk kebutuhan transaksi perdagangan dan investasi di kedua negara.

Dengan posisi China sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pembayaran lintas negara yang cepat, aman, dan efisien semakin penting.

Bank Mandiri optimistis konektivitas yang semakin terintegrasi ini akan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha yang aktif menjalin hubungan bisnis dengan China.

Ke depan, Bank Mandiri akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis global, mengembangkan layanan transaksi berbasis RMB, serta memperkokoh perannya sebagai penyedia solusi finansial terdepan untuk kebutuhan transaksi internasional nasabah.

Melalui inovasi dan penguatan kapabilitas layanan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta pengembangan kerja sama regional yang inklusif dan berkelanjutan.

>>> Kementerian ESDM Bantah Pasokan Batu Bara PLTU Menipis

"Kami percaya bahwa konektivitas finansial yang semakin kuat akan membuka lebih banyak peluang pertumbuhan berkelanjutan bagi dunia usaha dan perekonomian nasional, sekaligus memperkuat integrasi Indonesia dengan ekosistem ekonomi global," pungkas Timothy.