"Ini buat Mbah ya, rezeki untuk keluarga Mbah Chulaeli di rumah," kata seorang petugas.

Suasana haru menyelimuti momen penyerahan itu. Chulaeli meneteskan air mata dan mengucapkan "Maturnuwun" (terima kasih) lirih sambil mengusap air matanya.

Ketua Regu 2 Kloter 20 SOC asal Kendal, Masruri, mengapresiasi dedikasi para petugas.

"Perhatian petugas dan teman-teman itu sangat luar biasa, seperti pada keluarganya sendiri," katanya di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Selasa (9/6/2026).

Chulaeli juga merasakan besarnya bantuan yang diterima selama proses manasik hingga ibadah selesai. "Ada yang mencucikan baju, menyuapi, kadang membelikan bubur kentang, saya berterima kasih," ungkapnya.

Pihak keluarga di Indonesia turut menyampaikan terima kasih.

>>> Kementerian ESDM Buka Suara soal Kenaikan Harga Pertamax dan Pertamax Green

"Terima kasih kepada semua yang telah membantu dan memperhatikan bapak saya, saya mewakili keluarga Pak Chulaeli tidak bisa membalas satu-persatu," katanya terharu.