Kemdiktisaintek Buka Sertifikasi Dosen 2026, Fokus pada Produktivitas dan Integritas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka program sertifikasi pendidik untuk dosen (serdos) tahun 2026. Program ini ditujukan bagi dosen tetap yang memenuhi persyaratan.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam sosialisasi petunjuk teknis serdos pada Kamis (11/6).
>>> CBDK Tingkatkan Free Float Bertahap Penuhi Aturan Baru BEI
Langkah ini merupakan bentuk pengakuan profesional bagi dosen dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi sekaligus memperkuat mutu pendidikan nasional.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Khairul Munadi menjelaskan bahwa instrumen strategis ini berfungsi memastikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian dosen tetap terjaga.
"Lebih jauh kami menekankan pada rekam jejak kontribusi nyata dalam bentuk pemenuhan beban kerja dosen yang konsisten, kepemilikan sertifikasi kompetensi pedagogik dan karya ilmiah atau seni yang memiliki integritas dan dampak," ucap Khairul Munadi.
Pelaksanaan serdos tahun ini berfokus pada keaktifan dan produktivitas para pengajar di lingkungan akademik. Selain itu, aspek integritas juga menjadi poin penting yang dinilai dari para peserta.
"Ini adalah upaya kita untuk memastikan bahwa dosen yang tersertifikasi adalah mereka yang benar-benar aktif, mereka yang benar-benar produktif dan juga berintegritas tinggi dalam ranah akademik," sambung Khairul Munadi.
Sertifikasi periode 2026 ini juga memperluas cakupan pengakuan dengan memberikan apresiasi terhadap masa kerja serta dosen penyandang disabilitas demi mendorong inklusivitas.
Penilaian karakter dan kematangan sikap pengajar turut diukur di samping kemampuan intelektual mereka.
>>> Penjualan Mobil Listrik Mei 2026 Anjlok Imbas Penundaan Insentif
"Kami ingin melihat Bapak-Ibu dosen yang memiliki keteladanan dalam sikap dan tindakan, kemampuan mengendalikan diri dalam berbagai situasi, juga Bapak-Ibu yang menunjukkan sikap dewasa dalam menghadapi berbagai tantangan dan profesionalisme yang mencerminkan nilai etika akademik serta moral yang tinggi.
Update Terbaru
Siswi SMAN 91 Jakarta Juara 1 Youth ESG Maritime Innovation Challenge 2026
Kamis / 11-06-2026, 18:09 WIB
Liang/Wang Hentikan Langkah Leo/Daniel di Australian Open 2026
Kamis / 11-06-2026, 18:09 WIB
Jadwal Bola Malam Ini 11 Juni 2026: Piala Dunia dan Uji Coba Internasional
Kamis / 11-06-2026, 18:09 WIB
Elon Musk Ungkap Rahasia Otak Mengingat Informasi Lebih Baik
Kamis / 11-06-2026, 18:08 WIB
Thailand Melaju ke Final Piala AFF U19 2026 Usai Cukur Kamboja 4-0
Kamis / 11-06-2026, 18:08 WIB
Timnas Indonesia Naik Peringkat FIFA Usai Tekuk Oman dan Mozambik
Kamis / 11-06-2026, 18:08 WIB
10 Karakter Antagonis yang Lebih Populer dari Tokoh Utama
Kamis / 11-06-2026, 18:08 WIB
KATSEYE Rayakan Kemenangan di AMA dan Bersiap Rilis Album Baru
Kamis / 11-06-2026, 18:06 WIB
Prabowo Minta Revisi Aturan Outsourcing, Hanya 4 Sektor yang Diizinkan
Kamis / 11-06-2026, 18:06 WIB
Suryacipta Swadaya Mulai Konstruksi Gedung Pusat Bisnis di Subang
Kamis / 11-06-2026, 18:06 WIB
Sinopsis Valerian and the City of a Thousand Planets di Bioskop Trans TV 11 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
Investor Domestik Minati Reksadana Berbasis Dolar AS
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
BEI Dorong Perusahaan Perkuat Tata Kelola Internal Jelang IPO
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
Museum MACAN Buka Lima Pameran Seni Baru Bertajuk Where Are We in Time
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB






