Pemerintah memastikan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terus berjalan pada tahun 2026. Distribusi bantuan kini memasuki tahap kedua untuk periode bulan Juni.

Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan program jaminan sosial ini secara daring tanpa harus mendatangi kantor dinas. Proses verifikasi hanya memerlukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP.

>>> Anthony Hudson Banjir Kritik Usai Hasil Buruk Timnas Thailand

Kementerian Sosial menyediakan dua sarana digital resmi untuk memfasilitasi pengecekan.

Pertama, melalui website resmi cek bansos Kemensos dengan mengisi NIK dan kode captcha, lalu menekan tombol Cari Data.

Kedua, melalui aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Google Play Store atau Apple App Store.

Setelah login, pilih menu Cek Bansos, masukkan 16 digit NIK, dan tekan Cari Data untuk melihat informasi bantuan.

Besaran dan Mekanisme Penyaluran BPNT

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima alokasi BPNT sebesar Rp200.000 per bulan. Pemerintah menerapkan sistem akumulasi bulanan dengan pencairan setiap tiga bulan sekali.

>>> Brasil Pegang Rekor Penampilan Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Melalui skema ini, setiap KPM menerima dana sekaligus sebesar Rp600.000 untuk satu tahapan penuh.

Pencairan dapat dilakukan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau PT Pos Indonesia sesuai ketentuan wilayah.

Penyaluran yang berlangsung pada Juni 2026 merupakan bagian akhir dari Tahap 2. KPM yang berhak akan menerima total Rp600.000 dari akumulasi tiga bulan berjalan.

Jadwal Tahapan BPNT 2026

Kementerian Sosial membagi kalender distribusi BPNT ke dalam empat tahapan besar sepanjang tahun 2026. Tahap 1 berlangsung pada Januari, Februari, dan Maret.

Tahap 2 mencakup April, Mei, dan Juni. Selanjutnya, Tahap 3 dialokasikan untuk Juli, Agustus, dan September.

>>> Mathew Baker Gabung Timnas Indonesia U-19 Jelang Semifinal Piala AFF

Agenda tahunan ditutup melalui Tahap 4 pada Oktober, November, hingga Desember.