Bank Dunia Soroti Tekanan Rupiah dan Pasar Keuangan Indonesia
Meski demikian, nilai tukar rupiah tercatat tetap mengalami depresiasi sekitar 6% sejak awal tahun hingga Mei 2026.
Efek domino dari ketidakstabilan ini tidak hanya memukul mata uang, tetapi juga mengerek beban pembiayaan bagi sektor korporasi serta pemerintah.
"Imbal hasil obligasi yang tinggi dan premi risiko yang lebih tinggi akan meningkatkan biaya pinjaman, memberi tekanan pada rupiah, dan mempersempit ruang fiskal," tulis Bank Dunia dalam laporannya, dikutip Kamis (11/6/2026).
Untuk periode mendatang, lembaga keuangan global ini memberikan peringatan bahwa risiko eksternal masih menjadi tantangan berat bagi ketahanan ekonomi nasional.
Hambatan logistik pada jalur pelayaran internasional dan gangguan pasokan minyak yang berlarut-larut berisiko meningkatkan beban subsidi energi dalam negeri.
Situasi ini berpotensi mendepresiasi rupiah lebih dalam dan menguras ruang belanja fiskal.
Jika skenario buruk tersebut terjadi, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode 2027 hingga 2028 diprediksi dapat melambat sekitar 0,2 hingga 0,3 poin persentase dari target dasar.
>>> Buya Yahya Jelaskan Hukum Puasa Tasua dan Asyura bagi Pemilik Utang Ramadan
Guna mengantisipasi dampak buruk tersebut, Bank Dunia mendesak pentingnya penguatan kepercayaan pemodal, menjaga stabilitas makroekonomi, serta mengakselerasi reformasi struktural.
Update Terbaru
KATSEYE Rayakan Kemenangan di AMA dan Bersiap Rilis Album Baru
Kamis / 11-06-2026, 18:06 WIB
Prabowo Minta Revisi Aturan Outsourcing, Hanya 4 Sektor yang Diizinkan
Kamis / 11-06-2026, 18:06 WIB
Suryacipta Swadaya Mulai Konstruksi Gedung Pusat Bisnis di Subang
Kamis / 11-06-2026, 18:06 WIB
Sinopsis Valerian and the City of a Thousand Planets di Bioskop Trans TV 11 Juni 2026
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
Investor Domestik Minati Reksadana Berbasis Dolar AS
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
BEI Dorong Perusahaan Perkuat Tata Kelola Internal Jelang IPO
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
Museum MACAN Buka Lima Pameran Seni Baru Bertajuk Where Are We in Time
Kamis / 11-06-2026, 18:04 WIB
Timnas Indonesia U-19 Hadapi Australia di Semifinal Piala AFF 2026
Kamis / 11-06-2026, 18:02 WIB
HBAT Catat Laba Bersih Rp2,7 Miliar Sepanjang 2025
Kamis / 11-06-2026, 18:01 WIB
Pemerintah Diminta Segera Salurkan Bansos Tunai Jaga Daya Beli Masyarakat
Kamis / 11-06-2026, 18:00 WIB
PT Bundamedik Tbk Targetkan Kapasitas 1.000 Tempat Tidur pada 2028
Kamis / 11-06-2026, 18:00 WIB
PTBA Setujui Dividen Rp 1,3 Triliun untuk Tahun Buku 2025
Kamis / 11-06-2026, 17:56 WIB
Prabowo Setujui Rencana Energi Bersih Jusuf Kalla Senilai Rp70 Triliun
Kamis / 11-06-2026, 17:56 WIB






