PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina meraih penghargaan internasional Best Companies to Work for in Asia 2026 - Indonesia Chapter pada ajang HR Asia Awards 2026 di Jakarta, Jumat (5/6).

Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang dinilai sehat, profesional, kompetitif, serta adaptif melalui transformasi sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.

>>> Raffi Ahmad Hadirkan Saksi Kunci untuk Bantah Keterlibatan Kasus Penyelundupan Elektronik

Manajemen PGN menerapkan arah pengelolaan human capital yang terintegrasi serta Employee Value Proposition (EVP) kuat.

Hal ini dilakukan demi mendorong kapabilitas pekerja lewat program Human Capital Unggul menggunakan pendekatan pelatihan terstruktur.

Perusahaan tercatat memiliki lebih dari 2.700 pekerja di berbagai wilayah operasi.

Tingkat perputaran karyawan (turnover rate) sebesar 3,14% pada tahun 2025 mencerminkan tingkat retensi serta keterikatan pekerja yang baik.

>>> BAKTI Komdigi Pacu Pemerataan Akses Internet di Pelosok Nusantara

Komitmen PGN dalam Pengelolaan SDM

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Rachmat Hutama, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen PGN dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional dengan standar global.

Perusahaan juga membangun employee engagement yang kuat di seluruh lini perusahaan.

Ia menambahkan bahwa transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal melalui pekerja yang engaged, adaptif, dan memiliki ruang untuk terus berkembang.

Pengembangan talenta di lingkungan subholding gas ini dijalankan secara konsisten melalui implementasi Living Core Values yang terukur, digitalisasi sistem human capital berbasis data, dan perwujudan prinsip inklusivitas serta keberagaman.

>>> Cara Menurunkan Desil DTSEN 2026 dengan Pembaruan Data Sosial Ekonomi

Secara keseluruhan, strategi pengelolaan SDM PGN diarahkan untuk mewujudkan high performance organization, memastikan kesiapan talenta masa depan, meningkatkan produktivitas, mendukung agenda ESG, serta memperkuat digitalisasi sistem SDM secara terintegrasi.