BAKTI Komdigi Pacu Pemerataan Akses Internet di Pelosok Nusantara
Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memacu pemerataan akses internet di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Upaya ini menghadapi kompleksitas geografis dan infrastruktur teknologi, termasuk keterbatasan kapasitas pendukung serta rendahnya kepadatan penduduk di lokasi target.
>>> Cara Menurunkan Desil DTSEN 2026 dengan Pembaruan Data Sosial Ekonomi
Direktur Utama BAKTI Komdigi, Fadhilah Mathar, mengungkapkan bahwa pada tahun 2017, kapasitas satelit belum tersedia untuk mendukung pembangunan jaringan di Papua.
Hambatan mulai terurai setelah peluncuran satelit Satria 1 menggunakan roket Falcon 9 pada tahun 2023. Kehadiran Starlink juga membantu memenuhi kebutuhan jaringan sebelum satelit pemerintah beroperasi.
Fadhilah menyebut bahwa teknologi tersebut membantu menyelesaikan banyak lokasi yang sebelumnya sulit dijangkau karena harus menunggu pihak swasta.
Tantangan Demografi dan Solusi Alternatif
Masalah demografi menjadi tantangan krusial, dengan 16 desa di Kalimantan Timur masih berstatus blank spot total. Wilayah tersebut tersebar di Kutai Kartanegara, Berau, dan Kutai Barat.
Pembangunan infrastruktur di desa-desa itu harus melalui analisis kelayakan operasional. Tidak semua lokasi cocok didirikan menara BTS 4G karena biaya operasional yang besar.
Fadhilah menjelaskan bahwa untuk wilayah dengan penduduk sedikit, solusi yang diberikan bukan 4G melainkan WiFi, karena biaya operasional 4G terlalu besar jika hanya melayani 30 hingga 50 jiwa.
>>> Pakar Proyeksi Harga Emas Turun di Bawah US$ 4.075 per Troy Ounce
Kondisi alam yang menantang dan populasi minim membuat wilayah pelosok tidak layak secara komersial bagi operator seluler swasta.
Tercatat 57 kabupaten/kota di Indonesia sebelumnya tidak dilirik swasta.
Intervensi negara melalui BAKTI diwujudkan dengan membangun BTS 4G di 6.747 lokasi pelosok secara nasional.
Selain itu, pemerintah menyediakan 31.863 titik akses WiFi gratis di fasilitas publik seperti sekolah, puskesmas, dan kantor desa.
Pemerintah menargetkan penyelesaian konektivitas hingga 100 persen di seluruh kawasan permukiman penduduk.
>>> Perbanas: Sektor Perbankan Nasional Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global
Pada periode 2020-2029, target pemerataan diperluas agar sinyal tersambung tanpa putus melintasi jalan, hutan, hingga kawasan laut.
Update Terbaru
Penulis Silent Hill f Wajib Baca 100–200 Buku per Tahun demi Kualitas Cerita
Minggu / 26-07-2026, 23:01 WIB
Fantasia 2026: Nightborn Raih Film Terbaik, Ini Daftar Lengkap Pemenang
Minggu / 26-07-2026, 23:01 WIB
Melampaui Batas: Koleksi THRESHOLD Tities Sapoetra di JF3 2026 Bercerita tentang Transisi Hidup
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri Raih Gelar China Open 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
China Raih Dua Emas di China Open 2026, Chou Tien-cen Cetak Sejarah
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
Kaitlan Collins Tanggapi Lelucon Trump di WHCD dengan Kutipan Eleanor Roosevelt
Minggu / 26-07-2026, 22:56 WIB
Kacey Musgraves Batal Tiga Konser, Bukan karena Masalah Kesehatan
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
RAN Tutup TRANS TV Festival Vol 5 dengan Penampilan Memukau
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Hantui Debut Shin Tae Yong Bersama Persija
Minggu / 26-07-2026, 22:49 WIB
Zelensky Sebut Rusia Siapkan Pengerahan 30.000 Tentara Korea Utara
Minggu / 26-07-2026, 22:46 WIB
Reformasi BGN: Aksi Bersih-bersih di Bawah Kepemimpinan Baru
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Kumpulkan 450.000 Kaleng, Pria Ini Raih Uang Muka Rumah
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Lagu Firework Katy Perry Dipakai Konten Militer, Perry Protes
Minggu / 26-07-2026, 22:42 WIB
Fajar/Fikri Syukur Raih Gelar Beruntun: Juara Japan Open dan China Open 2026
Minggu / 26-07-2026, 22:35 WIB







