Berdasarkan spesifikasi yang dipamerkan di Singapore Motor Show dan Japan Mobility Show, Super One menggunakan motor listrik berkekuatan 95 PS (70 kW) dengan torsi 162 Nm yang disalurkan ke roda depan.

Platformnya mirip dengan Honda N-ONE e: yang dipasarkan di Jepang, namun dengan dimensi lebih besar sehingga tidak masuk kategori kei car.

Kapasitas baterai belum diumumkan resmi, namun kemampuan pengisian cepat DC dari 20 persen hingga 80 persen dalam 30 menit mengindikasikan kapasitas sekitar 29,6 kWh.

Jarak tempuh diprediksi sedikit di bawah 295 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Dari segi desain, Super One tampil sporty dengan fender mengembung, ban berprofil lebar, dan postur bodi rendah.

Interior minimalis dengan sentuhan premium, termasuk jok berpenopang tubuh lebih baik dan balutan material kulit parsial.

Fitur yang tersedia meliputi layar sentuh 9 inci Display Audio, sistem audio Bose delapan speaker, dan paket keselamatan aktif Honda Sensing.

>>> Penjualan Ritel Daihatsu Naik 25 Persen pada Mei 2026

Jika benar meluncur di GIIAS 2026 dengan harga Rp 320 juta, Super One berpotensi menjadi model yang menarik perhatian, terutama dengan kuota terbatas 100 unit yang dapat membuat persaingan semakin ketat.