SDPC Targetkan Pertumbuhan Dua Digit pada 2026
PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC) menargetkan pertumbuhan kinerja dua digit pada tahun 2026.
Target ini akan dicapai melalui penguatan efisiensi operasional, digitalisasi, dan perbaikan tata kelola perusahaan.
>>> OJK Catat Risiko Kredit Macet Fintech Lending Naik ke 4,62% per April 2026
Langkah strategis emiten distributor farmasi ini diambil untuk menangkap peluang dari nilai belanja obat nasional yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp160 triliun per tahun.
Optimisme Didukung Sertifikasi ISO
Direktur Utama Millennium Pharmacon International, Imam Fathorrahman, menyatakan bahwa faktor pembeda utama dalam persaingan adalah kualitas layanan, efisiensi, dan kepercayaan prinsipal.
Perseroan optimistis target pertumbuhan double digit dapat tercapai dengan memperkuat kapabilitas internal dan kualitas layanan.
Optimisme ini didukung keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016 melalui audit independen.
Menurut Imam, sertifikasi internasional bukan sekadar simbol kepatuhan, melainkan bukti bahwa seluruh proses bisnis dijalankan secara profesional dan terukur.
>>> Shiritsu Ebisu Chugaku Cerita Antusiasme Fans di MMAJ Jakarta
Manajemen menilai penguatan tata kelola sangat krusial untuk transparansi rantai distribusi, yang dikombinasikan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Sertifikasi ISO juga diharapkan mendongkrak efektivitas pengelolaan gudang, akurasi perencanaan distribusi, dan pengendalian stok logistik.
Direktur MPI, Mohamad Fazly Bin Hassan, mengonfirmasi bahwa perseroan menyasar pemangkasan biaya operasional sekitar 5% dari total OPEX untuk meningkatkan profitabilitas.
Saat ini, SDPC mengoperasikan 37 cabang di berbagai kota strategis di Indonesia dan melayani lebih dari 30 prinsipal farmasi serta alat kesehatan.
Berdasarkan laporan keuangan, SDPC membukukan pendapatan Rp4,11 triliun dan laba bersih Rp38,5 miliar sepanjang 2025.
>>> BSI Perkuat Pembiayaan Syariah untuk Bidik Pasar Umrah Nasional
Pada kuartal I/2026, pendapatan perusahaan mencapai Rp1,01 triliun dengan laba bersih Rp10,10 miliar.
Update Terbaru
Honda Super One Meluncur di GIIAS 2026, Harga Rp 320 Juta dan Kuota 100 Unit
Kamis / 11-06-2026, 14:46 WIB
Cara Menurunkan Desil DTSEN 2026 dengan Pembaruan Data Sosial Ekonomi
Kamis / 11-06-2026, 14:46 WIB
Pakar Proyeksi Harga Emas Turun di Bawah US$ 4.075 per Troy Ounce
Kamis / 11-06-2026, 14:46 WIB
Perbanas: Sektor Perbankan Nasional Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global
Kamis / 11-06-2026, 14:45 WIB
BIGBANG Umumkan Tur Dunia 2026, Jakarta Masuk Daftar Kota Konser
Kamis / 11-06-2026, 14:45 WIB
Ruben Onsu Peringatkan Pacar Sarwendah soal Interaksi dengan Anak
Kamis / 11-06-2026, 14:45 WIB
MDTV Luncurkan Main Drama Casting, Ajang Cari Talenta Akting hingga Bela Diri
Kamis / 11-06-2026, 14:44 WIB
Pemerintah Tetapkan Tarif PPh Final UMKM 0,5 Persen Secara Permanen
Kamis / 11-06-2026, 14:44 WIB
Desa Wisata Patakbanteng Kembangkan Agrowisata dengan Dukungan Bakti BCA
Kamis / 11-06-2026, 14:44 WIB
Lexus Indonesia Siap Luncurkan All-New Lexus ES dengan Varian BEV Pertama
Kamis / 11-06-2026, 14:44 WIB
PT Pakuwon Jati Tbk Bagikan Dividen Rp626 Miliar
Kamis / 11-06-2026, 14:41 WIB
Polisi Tangkap Dua Pelajar SMK Pelaku Pembacokan di Palmerah
Kamis / 11-06-2026, 14:41 WIB
Saham Amman Mineral Diproyeksikan Melonjak 96 Persen pada 2026
Kamis / 11-06-2026, 14:40 WIB
FIFA Rilis Dokumen PDF Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 14:40 WIB






