Pemerintah Subsidi Impor Kedelai Rp2.000 per Kg untuk Redam Dampak Pelemahan Rupiah
Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pemberian subsidi impor kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram.
Subsidi ini diberikan untuk 250.000 ton impor kedelai tahap pertama pada Kamis (11/6/2026).
>>> Menhub Dudy Purwagandhi Laporkan Progres Program Kerja ke Presiden Prabowo
Langkah intervensi ini diambil untuk menekan dampak penurunan nilai tukar rupiah terhadap harga komoditas pangan tersebut.
Ketergantungan Indonesia yang masih tinggi terhadap kedelai impor memicu kerentanan harga akibat fluktuasi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga di tingkat pengrajin dan konsumen domestik. Pasokan kedelai impor di dalam negeri diproyeksikan tetap aman dan mencukupi hingga akhir tahun ini.
Tanggapan Asosiasi Kedelai Indonesia
Ketua Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo) Hidayatullah Suralaga memberikan keterangan mengenai kondisi persediaan komoditas saat ini.
>>> Akio Toyoda Khawatirkan Dominasi Mobil Listrik di Industri Global
Menurut dia, stok kedelai impor saat ini cukup aman dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar dua bulan ke depan.
Kelancaran pasokan ini terjadi karena para importir berkomitmen kuat untuk mendatangkan kedelai setiap bulan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Hidayatullah Suralaga juga menyampaikan proyeksi volume serapan pasar sepanjang tahun ini.
"Kebutuhan dan permintaan kedelai masyarakat pada tahun ini diperkirakan relatif stabil pada kisaran 2,6 juta ton - 2,7 juta ton," kata Hidayatullah Suralaga.
>>> Putri Widhiasari Ikuti Program Sosial dan Edukasi Lingkungan di Ciwidey
Meskipun memaparkan data ketersediaan stok secara rinci, pihak Akindo memilih untuk tidak memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai skema bantuan biaya impor yang dikucurkan pemerintah tersebut.
Update Terbaru
PT Pakuwon Jati Tbk Bagikan Dividen Rp626 Miliar
Kamis / 11-06-2026, 14:41 WIB
Polisi Tangkap Dua Pelajar SMK Pelaku Pembacokan di Palmerah
Kamis / 11-06-2026, 14:41 WIB
Saham Amman Mineral Diproyeksikan Melonjak 96 Persen pada 2026
Kamis / 11-06-2026, 14:40 WIB
FIFA Rilis Dokumen PDF Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Kamis / 11-06-2026, 14:40 WIB
BKN Sediakan Simulasi CAT CPNS Gratis untuk Kenalkan Sistem Ujian
Kamis / 11-06-2026, 14:40 WIB
Musisi Protes Unggahan LMKN yang Dinilai Manipulasi Fakta Pertemuan
Kamis / 11-06-2026, 14:40 WIB
Apa itu Pride Month? Benarkah Bulan Kebanggaan LGBTQ+
Kamis / 11-06-2026, 14:39 WIB
Jadwal Piala Dunia 2026 dan Cara Nonton Live Streaming Resmi
Kamis / 11-06-2026, 14:36 WIB
Indonesia Alihkan Pasokan Minyak ke Afrika Pascapenutupan Selat Hormuz
Kamis / 11-06-2026, 14:36 WIB
Aksi Jual Saham Bank Dinilai Sudah Kelewatan, Valuasi di Bawah Fundamental
Kamis / 11-06-2026, 14:36 WIB
TVRI Siarkan Langsung Piala Dunia 2026 Mulai 12 Juni
Kamis / 11-06-2026, 14:36 WIB
DPR Usul Integrasi Program Pro-Kesra Produktif dengan Koperasi Desa
Kamis / 11-06-2026, 14:36 WIB
Akun Facebook Elmi Febrianti Ramai Ucapan Duka Setelah Insiden Tebing Apparalang
Kamis / 11-06-2026, 14:35 WIB






